Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Minyak Merosot, Sebagian Besar Pasar Saham Menguat

📅 Selasa, 09 Jan 2024, 08:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Minyak Merosot, Sebagian Besar Pasar Saham Menguat Doc: economictimes.com
Ket. Ilustrasi - Harga minyak pada Senin (8/1) merosot menyusul penurunan tajam harga oleh Saudi Aramco.

NEW YORK - Harga minyak pada Senin (8/1) merosot menyusul penurunan tajam harga oleh Saudi Aramco, sementara saham-saham Wall Street meroket lebih tinggi, rebound setelah awal yang lesu di tahun 2024.

Minyak berjangka AS dan Eropa turun sekitar 4 persen setelah eksportir utama Arab Saudi memangkas harga minyak mentahnya, yang juga membebani saham-saham perusahaan energi, kata para analis.

Menurut komunike Aramco yang ditinjau oleh AFP, perusahaan Saudi berencana menurunkan harga sebesar dua dolar per barel untuk pelanggan di Asia.

"Ini semua menambah kekhawatiran bahwa pasar global tenggelam dalam minyak sehingga tidak dapat habis dengan cepat, bahkan dengan harga yang menarik bagi konsumen," kata analis pasar senior David Morrison di Trade Nation.

"Tidak diragukan lagi, ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah mencegah aksi jual yang lebih besar lagi," tambahnya.

Indeks Wall Street menikmati kenaikan yang kuat, termasuk Dow, yang mengumpulkan kenaikan 0,6 persen meskipun saham Boeing turun delapan persen setelah pendaratan darurat di pesawat Alaska Airlines menghidupkan kembali kekhawatiran keselamatan.

"Kami pada dasarnya melakukan sedikit bargain hunter hari ini," kata ekonom Hugh Johnson mengenai reli tersebut.

Kenaikan pada hari Senin terjadi setelah indeks-indeks utama membuka tahun 2024 dengan kerugian mingguan yang menghentikan reli lebih dari dua bulan yang didorong oleh inflasi yang moderat dan harapan penurunan suku bunga Federal Reserve pada tahun 2024.

Dalam insiden Boeing, otoritas penerbangan AS memerintahkan larangan terbang terhadap beberapa pesawat 737 MAX setelah panel pesawat Alaska Airlines meledak, meninggalkan lubang menganga di kabin saat pesawat terbang ribuan kaki di udara.Tidak ada seorang pun yang terluka serius dalam insiden tersebut.

Analis CMC Markets Michael Hewson menyebut kecelakaan itu sebagai kemunduran karena Boeing masih berusaha memulihkan kerusakan reputasinya setelah dua kecelakaan pesawat 737 MAX 8, pada tahun 2018 dan 2019, yang disebabkan oleh kelemahan pada perangkat lunak kontrol penerbangan.

"Insiden terbaru ini menimbulkan sejumlah pertanyaan baru mengenai kendali kualitas dan proses manufaktur Boeing, pada saat kepercayaan terhadap 737-MAX sudah sangat tipis," kata Hewson.

Saham-saham Eropa berakhir lebih tinggi, meskipun London hanya sedikit berubah positif pada menit-menit terakhir perdagangan. Penurunan harga minyak membebani saham-saham energi, Shell turun 2,9 persen karena investor bereaksi terhadap pembaruan perdagangan yang beragam menjelang laporan pendapatan tahunan perusahaan minyak Inggris yang akan dirilis bulan depan.

Aksi jual raksasa teknologi menghantam Hong Kong, sementara Shanghai juga mengalami kemunduran.Tokyo ditutup untuk hari libur.

Setelah data ketenagakerjaan AS yang solid pada hari Jumat, perhatian kini beralih ke rilis angka harga konsumen AS minggu ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

47 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

53 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.