Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Gabungan Patroli pada Wilayah Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi

📅 Senin, 08 Jan 2024, 16:40 WIB | Oleh:
Tim SAR Gabungan Patroli pada Wilayah Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Doc: ANTARA/Fransiska Mariana Nuka
Ket. Tim SAR Gabungan memberikan imbauan kepada beberapa warga Desa Nawokote yang belum mengungsi namun terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT, Minggu (7/1).

Wulanggitang -- Tim SAR Gabungan melakukan patroli ke beberapa desa yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Sasaran kunjungan ke tenda pengungsian yang ada di sekitar lereng gunung dan kami beri imbauan agar masyarakat berhati-hati," kata Komandan Tim SAR Satuan Brimob Polda NTT, IpdaHermanus Pati Bean di Wulanggitang, Flores Timur, Minggu.

Tim SAR Gabungan itu terdiri dari Satuan Brimob Polda NTT, Basarnas Maumere, Polairud Polda NTT, PMI Kabupaten Sikka, dan Mapala Universitas Nusa Nipa Maumere Sikka.

Patroli dilakukan ke tiga desa, yakni Desa Hokeng Jaya, Nawokote, dan Hewa.

Selain memberikan imbauan, Hermanus mengatakan Tim SAR Gabungan juga mendata jumlah warga terdampak yang berada di posko-posko yang disiapkan di rumah warga.

Tujuan dari patroli itu, menurut dia untuk memastikan lokasi dan jumlah warga yang belum mengungsi.

Dengan demikian, Tim SAR Gabungan bisa mengambil langkah yang tepat baik penanganan maupun evakuasi apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Selain itu pula, pihaknya dapat melihat rute yang tepat sebagai jalur evakuasi apabila erupsi terus terjadi dan evakuasi tak terhindari.

"Berapa orang yang ada, baik ibu hamil, kemudian orang tua dan anak kita data yang belum mengungsi," ucapnya.

Gunung Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang telah berstatus Siaga atau Level III sejak Senin (1/1) pukul 04.00 Wita.

Sampai hari ini, gunung api itu terus menerus mengalami erupsi sehingga warga beberapa desa pada Kecamatan Wulanggitang dan Ile Bura mengungsi pada tenda pengungsian atau posko yang telah disiapkan pemerintah daerah, serta rumah-rumah warga.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Nusa Tenggara mencatat adanya peningkatan Gempa Vulkanik Dalam dan Gempa Vulkanik Dangkal yang cukup signifikan dalam satu minggu terakhir.

Kemunculan gempa-gempa ini mengindikasikan peningkatan tekanan atau stres pada tubuh gunung api yang berkaitan dengan suplai magma pada kedalaman dalam dan dangkal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.