Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menlu Wang Yi: Kerja Sama Tiongkok dan AS Suatu Keharusan

📅 Senin, 08 Jan 2024, 00:02 WIB | Oleh:
Menlu Wang Yi: Kerja Sama Tiongkok dan AS Suatu Keharusan Doc: ANDY WONG/AFP
Ket. Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi

BEIJING - Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, pada Jumat (5/1), mengatakan tugas paling mendesak bagi hubungan Tiongkok-Amerika Serikat (AS) adalah membangun pemahaman yang benar dan kerja sama antara kedua belah pihak bukan lagi sebuah pilihan, tetapi suatu keharusan bagi dunia.

"Kerja sama adalah pilihan paling tepat bagi Tiongkok dan Amerika Serikat untuk rukun," kata Wang dalam pidato utama di sebuah acara untuk memperingati 45 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara Tiongkok dan AS.

"Dapat dikatakan bahwa kerja sama Tiongkok-AS bukan lagi menjadi pilihan bagi kedua negara bahkan dunia, melainkan suatu keharusan yang harus disikapi secara serius," ujarnya.

Dikutip dari The Straits Times, hubungan antara AS dan Tiongkok tegang karena berbagai masalah, termasuk keamanan nasional, konflik global, pembatasan perdagangan, perubahan iklim, dan Taiwan.

Keretakan diplomatik semakin dalam pada tahun 2023 ketika keduanya saling menuduh menerbangkan balon di ketinggian di wilayah udara masing-masing.

Seminggu terakhir ini, kedua negara adidaya tersebut mengadakan latihan militer yang saling bersaing di Laut Tiongkok Selatan ketika perselisihan semakin meningkat di wilayah tersebut mengenai wilayah yang disengketakan.

Wang mengatakan Tiongkok berharap AS akan melonggarkan pola pikirnya dan dalam sikap kesetaraan dan inklusif menghormati pilihan yang dibuat oleh rakyat Tiongkok dan jalur pembangunan Tiongkok, termasuk ketika mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas wilayahnya.

"Kami bersedia berkomitmen untuk membangun hubungan Tiongkok- AS yang stabil, sehat, dan berkelanjutan atas dasar saling menghormati," ujarnya.

Perdamaian Dunia

Wang mengatakan pembangunan dan revitalisasi Tiongkok mempunyai momentum endogen yang kuat, yang menurutnya berarti Tiongkok akan memikul tanggung jawab yang lebih besar bagi perdamaian dan pembangunan dunia.

"Kami tidak punya niat untuk menggantikan siapa pun, mengesampingkan siapa pun, dan tidak ada niat mencari hegemoni," tambahnya.

AS dan sekutu-sekutunya sering mengatakan mereka khawatir dengan meningkatnya keselarasan antara Tiongkok dan Russia.

Diplomat utama Tiongkok melakukan perjalanan ke AS baru-baru ini ketika kedua negara berupaya mengatasi perbedaan mereka untuk menghindari konflik.

Wang mengatakan meskipun kedua negara dibangun dengan latar belakang yang berbeda, perbedaan tersebut tidak boleh mengarah pada konfrontasi dan sanksi besar tidak boleh digunakan di setiap kesempatan untuk menjalankan kekuasaan atau hegemoni.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Nasional
TNI Diharapkan Makin Profes...
Luar Negeri
Ukraina Serang Moskwa denga...

Seoul: Korut Kembali Tembakkan Misil Balistik

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Seoul: Korut Kembali Tembak...
Advertisement
Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.