Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hasto Ingatkan Bicara Pertahanan Bangsa Tidak Melulu soal Alutsista

📅 Senin, 08 Jan 2024, 06:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hasto Ingatkan Bicara Pertahanan Bangsa Tidak Melulu soal Alutsista Doc: ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti
Ket. Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud Hasto Kristiyanto saat ditemui usai mengikuti acara nonton bersama debat capres ketiga bersama relawan Ganjar-Mahfud di Jakarta, Minggu (7/1/2024).

Jakarta - Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud Hasto Kristiyanto menekankan bicara pertahanan bangsa tidak selalu soal alat utama sistem senjata (alutsista) TNI.

"Membicarakan pertahanan tidak hanya soal alat utama alutsista. Tetapi tak kalah penting juga adalah kekuatan ekonomi, terlebih kekuatan pertahanan kolektif," kata Hasto di Jakarta, Minggu.

Menanggapi soal alutsista, Hasto menyoroti prestasi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang dinilai belum mampu melakukan diplomasi dengan negara lain. Pembicaraan yang paling banyak dibahas hanya sebatas alutsista dan tidak terintegrasi.

Ia mengaku sering mendapat keluhan dari Kementerian Luar Negeri yang mengatakan calon presiden dengan nomor urut dua itu bersikap berbeda dengan sikap resmi kementerian saat berdiskusi dengan perwakilan luar.

"Kalau kita lihat Pak Prabowo sebagai Menteri Pertahanan apa prestasi beliau, rakyat akhirnyakanmencatat. Sehingga diperlukan pemimpin yang membangun kekuatan kolektif kita dan punya kesadaran geopolitik," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan itu.

Dari kekurangan tersebut, Hasto mengatakan sosok Ganjar Pranowo berupaya untuk mengatasi permasalahan itu. Lahir dari sekolah partai, membuat mantan gubernur Jawa Tengah itu dapat memahami aspek-aspek geopolitik dengan baik.

Menurut dia, di bawah kepemimpinan Ganjar Indonesia tidak hanya kuat dari sisi diplomasi internasional, pertahanan, tetapi juga ekonomi dan penguasaan teknologinya yang kuat.

"Diferensiasi Pak Ganjar sangat jelas. Yang satu membangun dengan kekuatan nasional atas dasar kepentingan rakyat, yang satu atas dasar jangka pendek," katanya.

Dia mengatakan pemikiran Ganjar merupakan hasil sintesa pemikiran sejumlah pendiri bangsa seperti Bung Karno, Bung Hatta dan KH Agus Salim.

Contohnya berupablusukandan tinggal di rumah rakyat, Ganjar mampu mengangkat konsepsi yang membumi bahwa pertahanan dan keamanan akan semakin kuat apabila kesejahteraan 'wong cilik' diprioritaskan, keadilan hukum dikedepankan, dan rakyat dibangun semangatnya guna membangun kepemimpinan Indonesia bagi dunia.

"Konsepsi Pak Ganjar berbasis kekuatan kolektif rakyat dan daya unggul kaum muda Indonesia sebagai kekuatan progresif untuk membangun kekuatan pertahanan negara yang disegani di dalam mewujudkan perdamaian dunia," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.