Bangladesh Gelar Pemilu tanpa Partisipasi Oposisi
📅 Senin, 08 Jan 2024, 02:15 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP
DHAKA - Bangladesh melaksanakan pemungutan suara pada Minggu (7/1) dalam pemilihan umum yang dijamin akan memberikan masa jabatan kelima kepada Perdana Menteri Sheikh Hasina, setelah boikot yang dipimpin oleh partai oposisi yang dicap Hasina sebagai organisasi teroris.
Hasina telah memimpin pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat di negara yang pernah dilanda kemiskinan parah, namun pemerintahannya dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang merajalela dan tindakan keras oposisi yang kejam.
Partainya hampir tidak menghadapi saingan yang efektif dalam perolehan kursi yang diperebutkan, namun menghindari mengajukan kandidat di beberapa daerah pemilihan, sebuah upaya nyata untuk menghindari badan legislatif dicap sebagai lembaga satu partai.
Partai Nasionalis Bangladesh (BNP), yang barisannya telah hancur akibat penangkapan massal, menyerukan pemogokan umum pada akhir pekan, mendesak masyarakat untuk tidak berpartisipasi dalam apa yang mereka sebut pemilu palsu. Namun Hasina, 76 tahun, menyerukan agar masyarakat memberikan suara mereka dan menunjukkan kepercayaan mereka pada proses demokrasi.
"BNP adalah organisasi teroris," kata Hasina kepada wartawan yang menunggu setelah memberikan suaranya di Dhaka City College. "Saya berusaha sebaik mungkin untuk memastikan demokrasi terus berlanjut di negara ini," imbuh dia. SB/AFP/And
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!