Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kabupaten Bekasi Segera Perluas RSUD

📅 Sabtu, 06 Jan 2024, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabupaten Bekasi Segera Perluas RSUD Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat di Jalan Raya Teuku Umar Nomor 202, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung.

BEKASI - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Jalan Raya Teuku Umar 202, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, akan diperluas menggunakan anggaran 20 miliar.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir, mengatakan pagu anggaran tersebut untuk pembebasan lahan tahap pertama tahun ini.

"Jadi bertahap ya. Untuk tahap awal mudah-mudahan Juli sampai Agustus nanti sudah tuntas terbayar semua. Rencana tahun 2025 dianggarkan kembali untuk tahap lanjutan," katanya di Cikarang, Jumat.

Dia masih menunggu hasil penghitungan dari tim penaksir harga tanah atau appraisal menyangkut luas lahan yang akan dibebaskan pada tahap pertama tahun ini.

"Semoga yang telah direncanakan berjalan lancar dengan hasil optimal, " jelasnya.

Terlebih perluasan area RSUD Kabupaten Bekasi ini menjadi salah satu solusi untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan melalui penambahan kapasitas fasilitas rumah sakit itu sendiri. Wakil Direktur RSUD Kabupaten Bekasi Lilah Muflihah mengatakan perluasan lahan berikut penambahan sarana dan prasarana gedung untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

RSUD Kabupaten Bekasi memiliki luas 2,4 hektare dengan 280 tempat tidur pasien. Padahal mengacu Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes), kata dia, rumah sakit tipe B sedikitnya membutuhkan 4-5 hektare serta berkapasitas lebih dari 300 tempat tidur.

Lilah sudah mengajukan perluasan lahan. Kalau kita lihat dari luas rumah sakit tipe B dengan pendidikan, rumah sakit di Kota Bekasi sudah 5-7 hektare.

Itu pun tipenya sama dengan Bekasi. Kemudian di Sukabumi sekitar tujuh hektare, di Karawang 12 hektare. Tetapi RSUD Kabupaten Bekasi hanya seluas 2,4 hektare. Menurut dia, kondisi ruang perawatan di rumah sakit milik pemerintah daerah ini belakangan kerap penuh.

"Walaupun pasien tahu ruang ICU penuh, namun karena kepercayaan pasien kepada RSUD Kabupaten Bekasi sudah tinggi sehingga pasien banyak yang tetap datang dan dirawat di rumah sakit ini," katanya.

Lilah mengaku penambahan sarana dan prasarana juga akan dilakukan setelah proses perluasan lahan tuntas. Ini termasuk rencana membangun poliklinik terpadu satu pintu.

Setelah diperluas, RSUD Kabupaten Bekasi berencana akan membuat poliklinik satu pintu. Kemudian juga ruang unit jantung terpadu. Unit ini khusus memfasilitasi pasien jantung untuk pemasangan ring.

"Jadi di situ ada ruang catlab, lalu ada juga ruang ICU, dan ada ruang pemulihan sampai pasien pulih," ucapnya. Kemungkinan di tahun 2026 baru ada pembangunan. Jadi sampai tahun 2025 rencana dilakukan pembebasan lahan.

Sebab lahan yang akan dibebaskan juga cukup luas dan harganya pun lumayan mahal. Karena lahan posisi di pinggir jalan utama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Olahraga
Crysencio Summerville
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.