Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rumah Sakit di AS Wajibkan Gunakan Masker akibat Lonjakan Covid-19

📅 Jumat, 05 Jan 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Rumah Sakit di AS Wajibkan Gunakan Masker akibat Lonjakan Covid-19 Doc: ISTIMEWA

WASHINGTON - Setidaknya rumah sakit di empat negara bagian Amerika Serikat (AS), pada Rabu (3/1), dilaporkan telah menerapkan kembali kewajiban penggunaan masker di tengah meningkatnya kasus Covid-19, flu musiman, dan penyakit pernapasan lainnya.

Dikutip dari The Straits Times, fasilitas layanan kesehatan di New York, California, Illinois, dan Massachusetts telah mewajibkan penggunaan masker bagi pasien dan penyedia layanan kesehatan.

Komisaris kesehatan Kota New York, Ashwin Vasan, mengatakan kewajiban penggunaan masker telah diberlakukan kembali di 11 rumah sakit umum kota, 30 pusat kesehatan, dan lima fasilitas perawatan jangka panjang.

"Selama gelombang Omicron pada tahun 2022, masalah terbesar bukan hanya jumlah orang yang sakit, tetapi juga banyak pekerja garis depan yang keluar karena Covid-19," kata Vasan.

Data mingguan terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit atau Centres for Disease Control and Prevention (CDC) menunjukkan ada lebih dari 29.000 pasien rawat inap akibat Covid-19 di seluruh AS dari 17 Desember hingga 23 Desember, naik lebih dari 16 persen dari minggu sebelumnya. CDC juga melaporkan lebih dari 14.700 rawat inap akibat flu pada periode yang sama.

Konflik Politik

Mandat penggunaan masker merupakan titik konflik politik dan budaya selama pandemi Covid-19, sehingga memicu kemarahan di antara mereka yang melanggar nasihat medis dan merasa penggunaan masker tidak banyak membantu menekan penyebaran penyakit.

Mahkamah Agung yang didominasi kelompok konservatif membatalkan mandat federal untuk melakukan vaksin atau tes bagi perusahaan yang diajukan oleh Presiden AS, Joe Biden, dan seorang hakim yang ditunjuk oleh pendahulunya dari Partai Republik membatalkan mandat penggunaan masker di transportasi umum.

Ada juga kemarahan yang mendalam di antara mereka yang memakai masker dan merasa kesehatan mereka terancam oleh mereka yang tidak memakai masker.

Data CDC menunjukkan bahwa lebih dari 1,1 juta orang AS telah meninggal karena Covid-19, angka yang lebih tinggi dibandingkan sebagian besar negara kaya lainnya.

Sistem medis Universitas Rush di Chicago, mengatakan sebelumnya mereka mewajibkan pasien, pengunjung, dan staf untuk memakai masker yang disetujui rumah sakit di beberapa area kampus, termasuk ruang tunggu klinis dan registrasi pasien.

Cook County Health, yang meliputi Chicago dan Endeavour Health di pinggiran Chicago, pada bulan Desember mulai mewajibkan penggunaan masker lagi, setelah Departemen Kesehatan Masyarakat Illinois, meminta rumah sakit untuk meningkatkan upaya mitigasi di beberapa bidang, termasuk penggunaan masker di seluruh fasilitas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.