Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Korban Meninggal Gempa Jepang Terus Bertambah Menjadi 48 jiwa

📅 Selasa, 02 Jan 2024, 17:29 WIB | Oleh:
Korban Meninggal Gempa Jepang Terus Bertambah Menjadi 48 jiwa Doc: Antara
Ket. Sebuah rambu jalan menginformasikan pengemudi untuk keluar dari jalan tol akibat gempa bumi di Kota Oyabe, Prefektur Toyama, Jepang, 1 Januari 2024. Serangkaian gempa bumi kuat dengan gempa berkekuatan magnitudo 7,6 telah melanda prefektur Ishikawa, Jepang tengah, pada Senin, dan peringatan tsunami telah dikeluarkan, menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA).

ISTANBUL - Korban tewas akibat gempa dahsyat di Jepang telah bertambah menjadi 48 jiwa, sementara pemerintah mengerahkan pasukan untuk operasi penyelamatan dan pertolongan.

Menurut lembaga penyiaran publik NHK, seluruh korban tewas sebanyak berada di provinsi Ishikawa, yang terletak di sepanjang pantai laut di Pulau Honshu utama.

Lembaga itu juga menambahkan bahwa banyak korban luka di provinsi Nishikawa, Niigata, Fukui, Toyama, dan Gifu.

Menteri Pertahanan Jepang mengatakan pihaknya telah memobilisasi pasukan gabungan darat, udara dan laut dan mengerahkan sekitar 10 ribu tentara di provinsi terdampak untuk operasi penyelamatan dan pertolongan dan bantuan.

Jepang dilanda banyak gempa sejak Senin sore dengan kekuatan magnitudo 7,6 yang memicu peringatan tsunami, kebakaran besar dan ombak setinggi empat kaki.

Namun peringatan tsunami tersebut kemudian dicabut oleh pemerintah.

Banyak rumah dan jalanan runtuh sementara layanan kereta dihentikan setelah gempa, ratusan ribu orang dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Beberapa orang melaporkan terjebak di dalam gedung-gedung di kota Wajima, provinsi Ishikawa sementara pemadam kebakaran berusaha menemukan mereka.

Sekitar 200 bangunan, termasuk toko-toko dan rumah-rumah, mengalami kebakaran di sekitar tempat wisata populer Jalan Asaichi.

Rekaman video dan foto-foto yang disiarkan NHK menunjukkan rumah-rumah di sepanjang provinsi Ishikawa roboh sedangkan perahu-perahu kecil terbalik di perairan lepas pantai.

Sebanyak 500 penumpang terlantar di Bandara Noto di provinsi itu ketika gempa menyebabkan kerusakan besar pada bangunan terminal dan membuat landasan dan jalan besar tidak dapat digunakan.

Menurut Otoritas Informasi Geospasial Jepang, gempa tersebut kemungkinan telah membuat pergeseran daratan di wilayah Noto hingga 1,3 meter ke arah barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta

Agnez Mo Bintangi Film Layar Lebar “C.L.A.Y.”

22 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Agnez Mo Bintangi Film Laya...

Menbud Ajak Masyarakat Lestarikan Kebudayaan Melayu

46 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menbud Ajak Masyarakat Lest...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Detik-Detik KMP Batumandi Terbakar di Merak, ASDP Buka Suara Soal Nasib Penumpang

Detik-Detik KMP Batumandi Terbakar di Merak, ASDP Buka Suara Soal Nasib Penumpang

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.