Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BKSDA Bengkulu Otopsi Bangkai Gajah di Mukomuko

📅 Senin, 01 Jan 2024, 17:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
BKSDA Bengkulu Otopsi Bangkai Gajah di Mukomuko Doc: ANTARA/Ferri
Ket. Bangkai gajah yang ditemukan di dalam PT BAT di Kabupaten Mukomuko, Senin (1/1).

MUKOMUKO - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu menurunkan timnya untuk melakukan pemeriksaan dan otopsi bangkai gajah Sumatera (Elphas maximus Sumatrae) yang dilaporkan mati di lokasi PT Bentara Agra Timber (BAT) di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Bengkulu Said Jauhari dalam keterangannya di Mukomuko, Senin, mengatakan BKSDA menerima laporan dari petugas PT BAT yang menemukan bangkai gajah dalam lokasi izin perusahaan yang memiliki izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada hutan alam (IUPHHK-HA) tersebut.

"Iya benar ada info di PT BAT ada penemuan bangkai gajah yang dilaporkan oleh petugas PT BAT," ujarnya.

Ia mengatakan tim dari Balai KSDA Bengkulu sudah ke lokasi (tempat kejadian peristiwa) untuk melakukan pemeriksaan dan otopsi terhadap gajah yang mati di lokasi PT BAT.

"Pemeriksaan dan otopsi terhadap gajah yang mati tersebut dilakukan oleh dokter hewan dari BKSDA Bengkulu," ujarnya.

Pihak BKSDA Bengkulu membawa dokter hewan untuk mengidentifikasi dan menyelidiki penyebab kematian gajah sumatera tersebut.

Kemudian, tim dari BKSDA juga akan melakukan identifikasi gajah yang mati itu, apakah betina atau jantan, termasuk umur gajah tersebut.

Selain itu, katanya, tim dari BKSDA Bengkulu juga akan mengambil beberapa sampel organ gajah Sumatera yang dibutuhkan, seperti otak, hati, paru-paru, isi lambung, usus, dan jantung.

Sementara itu, Kepala Resor KSDA Mukomuko Damin memperkirakan gajah yang mati itu berjenis kelamin betina, karena gajah tersebut tidak ada gading.

Ia mengatakan perkiraannya terhadap jenis kelamin gajah tersebut bisa saja salah, karena di kawasan itu ada gajah jantan yang tidak ada gading. Ant

"Lokasi penemuan bangkai gajah Sumatera dilokasi PT BAT tersebut menjadi koridor gajah di daerah ini," ujarnya.Baca

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.