Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Kuras Tabungan Guna Penuhi Kebutuhan Harian

📅 Kamis, 28 Des 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Bergantung Upah

Pakar sosiologi sekaligus pengamat perdesaan dari Universitas Brawijaya, Malang, Imron Rozuli, mengatakan alokasi konsumsi sering kali menyedot tabungan yang dimiliki. Hal itu merupakan hal yang lumrah dan sudah menjadi habit di masyarakat. Apalagi bagi kelas menengah pekerja bukan wirausaha, pendapatan mereka sangat bergantung upah atau gaji. Sementara kenaikan upah dan gaji masih di bawah kenaikan kebutuhan dan pengeluaran lainnya.

Sementara itu, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Atmajaya Jakarta, YB. Suhartoko, mengatakan dalam situasi pertumbuhan ekonomi yang tidak begitu tinggi tentu saja pendapatan masyarakat juga tidak mengalami peningkatan secara signifikan, bahkan sebagian masyarakat mengalami penurunan pendapatan.

"Ketika pendapatan turun, tidak serta-merta menurunkan konsumsi, butuh waktu konsumsi menyesuaikan penurunan pendapatan. Makanya, tabungan akan turun karena masyarakat menguras tabungannya untuk mempertahankan konsumsi.

"Kondisi ini dalam jangka pendek masih dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, namun dalam jangka menengah dan panjang daya ungkit konsumsi akan menurun," kata Suhartoko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.