Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Golput, KPU Kepri Targetkan Pemilih Datang ke TPS Pemilu 2024 Capai 80 Persen

📅 Kamis, 28 Des 2023, 00:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Golput, KPU Kepri Targetkan Pemilih Datang ke TPS Pemilu 2024 Capai 80 Persen Doc: Antara/Ogen
Ket. Ketua KPU Kepri, Indrawan Susilo Prabowoadi.

Tanjungpinang - Jangan golput, KPU Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menargetkan jumlah pemilih yang datang ke tempat pemungutan suara (TPS) Pemilu 14 Februari 2024 mencapai 80 persen dari jumlah pemilih.

"Kita optimistis partisipasi pemilih bisa mencapai target 80 persen pada Pemilu 2024," kata Ketua KPU Kepri, Indrawan Susilo Prabowoadi di Tanjungpinang, Rabu.

Untuk memenuhi target itu, katanya, berbagai upaya sosialisasi secara langsung maupun lewat sosial media terus digelar secara masif kepada masyarakat, terutama generasi milenial yang jumlahnya paling dominan pada Pemilu 2024.

Menurut Indrawan, pihaknya rutin masuk ke perguruan tinggi hingga sekolah-sekolah guna menyosialisasikan Pemilu 2024 kepada pemilih pemula yang baru akan memilih pada pesta demokrasi di tahun depan.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk menarik minat mereka agar mau datang ke TPS ialah melalui pendekatan penayangan film "Kejarlah Janji" yang diproduksi KPU RI, untuk menyebarkan pesan supaya masyarakat terutama generasi milenial semakin sadar politik dan tidak menjadi golongan putih (golput) di Pemilu 2024.

"Film itu merupakancivic educationkewarganegaraan agar masyarakat, termasuk milenial berpartisipasi dalam pesta demokrasi sekaligus menjalankan hak dan kewajibannya sebagai warga negara," ujar Indrawan.

Selain itu, Indrawan juga berpesan kepada para pemilih milenial agar memilih calon pemimpin, baik itu legislatif hingga presiden-wakil presiden yang sesuai dengan pilihan masing-masing, tanpa ada tekanan atau intimidasi oleh siapapun.

"Adik-adik harus memilih dari hati, sesuai dengan apa yang dibaca maupun visi-misi yang disampaikan para calon kontestan Pemilu 2024," katanya pula.

Sementara, Anggota KPU Kepri, Priyo Handoko, menyampaikan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024 di daerah itu didominasi pemilih Gen Y atau generasi milenial yang sebanyak 571.918 orang, atau mencapai 38,10 persen dari total DPT sebanyak 1.500.974 orang.

Priyo menjelaskan bahwa pemilih milenial adalah mereka yang lahir pada rentang waktu tahun 1981 hingga 1996.

Selanjutnya, jumlah pemilih terbanyak kedua di Kepri ialah Gen X atau mereka yang lahir pada rentang waktu tahun 1965 sampai 1980, yaitu sebanyak 437.312 orang atau 29,14 persen dari total DPT Pemilu 2024.

Kemudian pemilih Gen Z, yakni mereka yang lahir pada rentang waktu tahun 1997-2007 sebanyak 349.563 atau 23,29 persen dari total DPT Pemilu 2024.

Terakhir, pemilihBaby Boomeratau kelahiran tahun 1946-1964 sebanyak 130.064 orang dari total DPT Pemilu 2024.

Dari klasifikasi pemilih tersebut, kata Priyo, terlihat jumlah pemilih berusia muda cukup besar, sehingga KPU Kepri gencar melakukan sosialisasi kepada pemilih tersebut agar menggunakan hak pilih mereka dengan baik pada Pemilu 2024.

Apalagi, sebagian dari pemilih berusia muda itu adalah pemilih pemula yang baru pertama kali menggunakan hak pilihnya, sehingga kegiatan sosialisasi penting dilakukan supaya mereka paham akan pentingnya partisipasi pemilih dalam menyukseskan pesta demokrasi.

"Sosialisasi pemilih pemula menyasar kalangan dunia pendidikan sekolah hingga kampus, di mana KPU Kepri hadir langsung memberikan informasi tentang pemilu," ungkap Priyo.

Priyo menambahkan KPU telah menetapkan total DPT Pemilu 2024 sebanyak 1.500.974 orang, yang meliputi pemilih laki-laki 753.535 orang dan perempuan 747.439.

Mereka terbagi di 5.914 tempat pemungutan suara (TPS) dan tersebar di 419 desa/kelurahan dan 80 kecamatan di tujuh kabupaten/kota se-Provinsi Kepri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.