Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Iran Tolak Tudingan AS Targetkan Kapal Tanker Jepang di Samudra Hindia

📅 Selasa, 26 Des 2023, 09:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Iran Tolak Tudingan AS Targetkan Kapal Tanker Jepang di Samudra Hindia Doc: The Indian Express/PTI
Ket. Kapal tanker milik Jepang MV Chem Pluto yang diserang drone yang diluncurkan dari Iran di Samudera Hindia pada Sabtu.

TEHERAN - Kementerian Luar Negeri Iran pada Senin (25/12) menolak klaim Washington bahwa serangan pesawat tak berawak yang menargetkan kapal tanker di lepas pantai India "ditembakkan dari Iran".

Penargetan kapal tanker kimia milik Jepang pada Sabtu lalu terjadi di tengah serangkaian serangan drone dan rudal oleh pemberontak Houthi Yaman yang didukung Iran di Laut Merah sebagai solidaritas dengan warga Palestina di Gaza.

Pentagon kemudian secara terbuka menuduh Teheran melakukan serangan itu.

"Kami menyatakan klaim tersebut sepenuhnya ditolak dan tidak berharga," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Nasser Kanani ketika ditanya tentang tuduhan AS tersebut.

Klaim tersebut bertujuan untuk memproyeksikan, mengalihkan perhatian publik, dan menutupi dukungan penuh pemerintah Amerika atas kejahatan rezim Zionis (Israel) di Gaza, tambahnya.

Kapal tanker itu tiba pada hari Senin di lepas pantai Mumbai dan diperiksa oleh tim penjinak bom Angkatan Laut India, kantor berita PTI melaporkan.

Angkatan Laut India mengatakan tinjauan awal terhadap kerusakan kapal menunjuk pada serangan pesawat tak berawak, menurut PTI, namun analisis lebih lanjut diperlukan untuk menentukan "vektor serangan".

Jalur Gaza telah mengalami serangan udara dan darat Israel selama lebih dari 11 minggu yang telah menewaskan lebih dari 20.400 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menurut kementerian kesehatan di wilayah pesisir yang dikelola Hamas.

Israel telah bersumpah untuk menghancurkan Hamas setelah kelompok militan Palestina melakukan serangan lintas batas pada 7 Oktober yang menewaskan sekitar 1.140 orang di Israel, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka-angka Israel.

Militan Palestina juga menculik sekitar 250 orang, 129 di antaranya menurut Israel masih berada di Gaza.

Kanani juga mengecam pernyataan Menteri Luar Negeri Inggris David Cameron yang "berulang-ulang" dan "tidak jelas" baru-baru ini, yang mencap Iran sebagai "pengaruh jahat di kawasan dan dunia" dan mendesak dilakukannya "serangkaian tindakan pencegahan terhadapnya".

Republik Islam, yang mendukung Hamas secara finansial dan militer, memuji serangan 7 Oktober sebagai sebuah "sukses" namun membantah terlibat langsung.

Serangan pemberontak Yaman terhadap kapal-kapal pelayaran di Laut Merah baru-baru ini telah mendorong perusahaan-perusahaan besar untuk mengubah rute kapal kargo mereka di sekitar ujung selatan Afrika, yang jauh lebih lama dan biaya bahan bakar yang lebih tinggi.

Iran telah berulang kali menampik tuduhan AS dan Israel bahwa Teheran terlibat dalam serangan Houthi, dan mengatakan bahwa kelompok tersebut bertindak sendiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.