Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dukung Guyana, Inggris akan Kirim Kapal Perang ke Amerika Selatan

📅 Senin, 25 Des 2023, 10:02 WIB | Oleh:

HMS Trent memiliki awak 65 orang, kecepatan tertinggi 24 knot dan jangkauan 5.000 mil laut.

Kapal ini dipersenjatai dengan meriam 30mm dan kontingen Marinir erajaan. Kapal ini juga dapat mengerahkan helikopter Merlin dan pesawat tak berawak.

HMS Trent meninggalkan pelabuhan asalnya di Gibraltar pada awal Desember dan saat ini berada di Bridgetown, Barbados untuk merayakan Natal.

Kapal perang tersebut diperkirakan akan berlabuh di ibu kota Guyana, Georgetown, dan melakukan kunjungan, kegiatan bersama, dan pelatihan dengan angkatan laut negara tersebut serta sekutu lainnya. Tidak bisa berdampingan karena pelabuhannya terlalu dangkal.

Kapal ini terutama digunakan untuk mengatasi pembajakan dan penyelundupan, melindungi perikanan, kontraterorisme, memberikan bantuan kemanusiaan, dan operasi pencarian dan penyelamatan. Namun Angkatan Laut Kerajaan Inggris mengatakan kapal itu juga dirancang untuk patroli perbatasan dan diplomasi pertahanan.

Keputusan untuk mengirim HMS Trent ke Guyana adalah bagian dari upaya Inggris untuk menunjukkan dukungan diplomatik internasional terhadap Guyana.

Minggu ini Menteri Luar Negeri Lord Cameron mengatakan Inggris akan "terus bekerja sama dengan mitra di kawasan untuk memastikan integritas wilayah Guyana ditegakkan dan mencegah eskalasi".

David Rutley, Menteri untuk Urusan Amerika dan Karibia, mengunjungi Georgetown pada tanggal 18 Desember. Ia menjadi perwakilan G7 pertama yang melakukannya sejak Venezuela memperbarui klaimnya.

Dia menjanjikan "dukungan tegas" Inggris kepada Guyana dan menyambut baik janji Venezuela untuk menghindari penggunaan kekerasan.

"Masalah perbatasan telah diselesaikan selama lebih dari 120 tahun. Perbatasan kedaulatan harus dihormati dimanapun mereka berada di dunia," katanya.

"Inggris akan terus bekerja sama dengan mitra di kawasan ini, serta melalui badan-badan internasional, untuk memastikan integritas wilayah Guyana tetap ditegakkan."

Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil mengkritik kunjungan tersebut dan menuduh Inggris mengganggu stabilitas kawasan.

"Bekas kerajaan yang menyerang dan memperbudak, yang secara ilegal menduduki wilayah Guayana Esequiba dan bertindak dengan cara yang cerdik dan licik melawan kepentingan Venezuela, bersikeras untuk melakukan intervensi dalam kontroversi teritorial yang mereka timbulkan sendiri, tulis Gil di X (Twitter).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Crysencio Summerville
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.