Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Belanja Masyarakat Kelompok Terbawah Mulai Melambat

📅 Rabu, 20 Des 2023, 00:03 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Belanja Masyarakat Kelompok Terbawah Mulai Melambat Doc: ANTARA/JOJON
Ket. HARGA CABAI NAIK DRASTIS, TEMBUS RP150 RIBU PER KILOGRAM I Pedagang memegang cabai besar di pasar tradisional Kelurahan Wameo, Kecamatan Batu Poaro Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Selasa (19/12). Menjelang Natal dan Tahun Baru, rata-rata harga cabai merah besar dan kecil di pasar tradisional di wilayah tersebut naik dari 70 ribu rupiah per kilogram menjadi 150 ribu rupiah per kilogram.

JAKARTA - Kinerja ekonomi Indonesia pada triwulan III- 2023 tercatat 4,94 persen atau lebih lambat dibandingkan triwulan II-2023 yang tumbuh 5,17 persen.

Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro, dalam acara media gathering Bank Mandiri Economic Outlook 2023 yang berlangsung secara daring di Jakarta, Selasa (19/12), mengatakan konsumsi menjelang akhir tahun menunjukkan kenaikan. "Memasuki awal Desember, Mandiri Spending Index (MSI) mencatatkan angka 188,2, menunjukkan bahwa belanja masyarakat 88,2 persen lebih tinggi dibandingkan periode sebelum pandemi (Januari 2020)," kata Andry.

Secara bulanan, nilai belanja masyarakat di bulan November 2023 juga mencatatkan angka 177,8 lebih tinggi 40,1 persen dibandingkan bulan yang sama tahun lalu (MSI Juli 2023 mencatatkan sebesar 126,9).

Berdasarkan wilayah, belanja di seluruh daerah menunjukkan akselerasi, kecuali Bali dan Nusa Tenggara. Jika dilihat dari kelompok pendapatan, belanja masyarakat dari kelompok terbawah atau konsumen dengan saldo tabungan di bawah satu juta rupiah mulai menunjukkan perlambatan.

Secara bulanan, belanja masyarakat kelompok terbawah di November sedikit lebih rendah dibandingkan Oktober 2023. Di sisi lain, penurunan tingkat tabungan kelompok itu, yang sejak Mei terus tergerus, mulai melandai. "Hal ini menunjukkan bahwa berkurangnya tabungan masyarakat kelompok bawah mulai berdampak pada belanja mereka," jelas Andry.

Sementara itu, kelompok menengah atau mereka dengan saldo tabungan berkisar 1-10 juta rupiah relatif stabil dan berada pada kisaran 166,4.

Korban Gejolak Harga

Peneliti Mubyarto Institute, Awan Santosa, yang diminta pendapatnya dalam kesempatan terpisah, mengatakan kecenderungan pendapatan dan daya beli masyarakat kelompok bawah yang mengalami stagnasi seiring dengan melonjaknya harga beberapa komoditas. Kondisi itu menyebabkan mereka terpaksa harus menahan dan mengurangi konsumsinya.

Kenaikan harga itu, kata Awan, bisa karena pemerintah terlambat mengantisipasi kenaikan harga seperti cabai yang meroket tembus lebih dari 100 ribu rupiah per kilogram (kg). Padahal, fenomena kenaikan harga cabai selalu terjadi setiap tahun dan terus berulang, tetapi pemerintah selalu lambat mengambil langkah antisipasi.

"Kondisi itu yang selalu terjadi, di samping masalah buruknya tata produksi dan tata niaga yang tidak berjalan secara demokratis," tegas Awan.

Dengan melemahnya belanja kelompok masyarakat paling bawah tambahnya menandakan kelompok itu sangat rentan dan selalu menjadi korban atas gejolak harga komoditas terutama kebutuhan bahan pokok seperti pangan.

"Ini sebenarnya urgensi dibentuknya koperasi multipihak. Dengan bersatunya petani, pedagang, dan buruh/konsumen, mereka akan mampu mengontrol produksi, harga, dan konsumsi itu," pungkas Awan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.