Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pos Indonesia Salurkan BLT El Nino kepada 250 KPM di Malang 

📅 Minggu, 17 Des 2023, 14:51 WIB | Oleh:

"Adanya perubahan iklim, ada gelombang panas sehingga produksi padi menurun, karena produksi padi menurun, (sehingga) harga menjadi sedikit naik," kata Presiden pada sesi dialog dengan KPM yang hadir dalam keterangan tertulisnya, Minggu (17/12).

Dia bertanya BLT El Nino bulan November sama Desember yang diambil di bulan Desember senilai Rp400 ribu ya. Mau dipakai apa?. Membeli sembako jadi jawaban serempak sebagian KPM yang hadir di Kantorpos. Presiden Jokowi juga menyampaikan hal serupa seperti di Kantorpos Pekalongan terkait bantuan beras. Bahwasanya, bantuan angan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) akan dilanjutkan pemerintah hingga Maret 2024.

"Ini juga penerima beras 10 kilo? Yang September, Oktober, November, Desember sudah diterima? Perlu saya sampaikan, nanti akan dilanjutkan Januari, Februari, Maret," jelas Presiden yang sambut para KPM.

Bahkan, bantuan pangan CBP akan diperpanjang lagi apabila APBN mencukupi. Hadir dalam penhyaluran BLT El Nino di Kantorpos Kota Malang tersebut diantaranya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Pj. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.

Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Roben Rico mengatakan pemberian BLT El Nino di Malang sementara 250 KPM dulu. "Ya, hari ini kita mulai di 250 KPM dulu sambil jalan tiap hari, karena penyaluran ada yang melalui PT Pos, ada yang melalui teman teman Bank Negara, " katanya.

Arahan dari Presiden, tambah Robben, agar bisa membantu warga yang rentan dan miskin imbas dari fenomena El Nino. Maksud tujuan bansos ini, beliau (Presiden) ingin membantu warga agar bisa kembali memenuhi kebutuhan pokok sehari hari. Naiknya harga beras akibat El Nino, juga menjadi perhatian presiden.

"Sebelum gagal panen kan harga beras Rp10 ribu/kg, sekarang ada yang Rp12 ribu sampai Rp15 ribu. Nah, Pak Presiden sayang terhadap warganya, maka memberikan bantuan ini," tutur Robben.

Ratusan KPM yang datang mencairkan bantuan BLT El Nino tampak gembira dan antusias ditambah dengan hadirnya Presiden. Salah satunya, warga Bareng kecamatan Klojen, Kota Malang bernama Ngatmin. Laki-laki yang sehari-hari berjualan keliling kampung ini mengaku sangat bersyukur mendapat BLT El Nino.

"Uangnya untuk kebutuhan keluarga. Ya beli sembako, minyak, apa saja untuk rumah tangga." kata Ngatmin.

Tidak ada kesulitan yang berarti bagi Ngatmin untuk mencarikan haknya ini. Di kantor pos, aku Ngatmin, tinggal menunjukkan KTP dan KK, maka dia bisa langsung membawa pulang uang 400 ribu rupiah tersebut.

"Sangat membantu orang rakyat kecil, seperti saya. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Jokowi. Saya sangat-sangat (merasa) terhormat, saya terima kasih banyak. Kalau ada kesalahan rakyat ini, saya minta maaf begitu. Wassalamu'alaikum," tutup Ngatmin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.