Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Cek Warga Asing Jadi Korban Kecelakaan Kereta di Beijing

📅 Sabtu, 16 Des 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Cek Warga Asing Jadi Korban Kecelakaan Kereta di Beijing Doc: ANTARA/Desca Lidya Natalia
Ket. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing, Tiongkok pada Jumat (15/12/2023).

Beijing - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning mengatakan badan terkait masih mengecek apakah ada warga negara asing yang ikut menjadi korban luka dalam kecelakaan kereta bawah tanah di jalur Changping, Beijing.

"Departemen terkait di Beijing telah merilis informasi mengenai kecelakaan kereta bawah tanah di jalur Changping. Kami sedang mengumpulkan informasi apakah ada korban dari warga negara asing," kata Mao Ning saat menyampaikan keterangan kepada media di Beijing, Tiongkok pada Jumat.

Pada Kamis (14/12) malam terjadi kecelakaan kereta bawah tanah di jalur Changping, Beijing. Sebanyak 515 orang dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan di mana 102 orang di antaranya mengalami retak atau patah tulang.

Investigasi awal menunjukkan bahwa jalur kereta bawah tanah licin akibat salju sehingga mengakibatkan pengereman darurat dan menghentikan kereta bagian depan.

Sementara kereta bagian belakang yang terhenti di rel yang menurun, tergelincir dan gagal mengerem secara sempurna sehingga menabrak kereta bagian depan, menurut Komisi Transportasi Kota Beijing.

Hingga Jumat (15/12) pagi, sebanyak 423 orang telah meninggalkan rumah sakit, 25 orang masih dalam pengawasan medis sedangkan 67 orang lain dirawat di rumah sakit.

Pemerintah kota telah membentuk tim investigasi untuk menyelidiki lebih lanjut penyebab kecelakaan dan mengevaluasi kondisi darurat.

Beijing memang sedang mengalami hujan salju yang turun sejak Senin (11/12) dan gelombang dingin juga melanda ibu kota Tiongkok itu pada.

Menurut Badan Observatorium Meteorologi Beijing, curah hujan salju rata-rata di kota tersebut dari adalah 3,1 mm. Prakiraan cuaca mencatat suhu tertinggi di kota itu pada Kamis (14/12) adalah minus 2 derajat Celcius dan terendah minus 5 derajat.

Setelah hujan salju, pada Jumat, kota tersebut dilanda gelombang dingin, dengan suhu minimum diperkirakan turun di bawah minus 10 derajat Celcius pada malam hari.

Tiongkok memiliki sistem peringatan cuaca empat tingkat, dengan warna merah mewakili peringatan paling parah, diikuti dengan warna oranye, kuning, dan biru. Sedangkan pemerintah kota Beijing sudah mengeluarkan tiga peringatan yaitu peringatan oranye untuk salju lebat, peringatan kuning untuk jalan yang tertutup es, dan peringatan biru untuk gelombang dingin.

Menanggapi cuaca buruk tersebut, sekolah dasar, sekolah menengah, dan taman kanak-kanak di Beijing mulai meliburkan kelas pada Rabu (13/12) hingga waktu belum ditentukan menurut Komisi Pendidikan Kota Beijing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.