Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Brainoware', Komputer dengan Jaringan Otak Manusia

📅 Jumat, 15 Des 2023, 06:10 WIB | Oleh:

Perangkat keras komputer normal digunakan untuk lapisan masukan (input) dan keluaran (output). Lapisan ini harus dilatih agar berfungsi dengan organoid, dengan lapisan keluaran membaca data saraf dan membuat klasifikasi atau prediksi berdasarkan masukan.

Untuk mendemonstrasikan sistem tersebut, para peneliti memberikanBrainoware240 klip audio dari delapan pembicara laki-laki yang mengeluarkan bunyi vokal berbahasa Jepang, dan memintanya untuk mengidentifikasi suara seseorang secara spesifik.

Setelah pelatihan selama dua hari saja,Brainowaremampu mengidentifikasi pembicara dengan akurasi 78 persen. Mereka juga memintaBrainowareuntuk memprediksi peta Hénon, sebuah sistem dinamis yang menunjukkan perilaku kacau.

Mereka membiarkannya belajar tanpa pengawasan selama empat hari setiap hari mewakili periode pelatihan. Hasilnya menemukan bahwa jaringan tersebut mampu memprediksi peta dengan akurasi yang lebih baik daripada jaringan saraf tiruan tanpa unit memori jangka pendek.

Brainowaresedikit kurang akurat dibandingkan jaringan saraf tiruan dengan unit memori jangka pendek tetapi jaringan tersebut masing-masing telah menjalani 50 periode pelatihan.Brainowaremencapai hasil yang hampir sama dalam waktu kurang dari 10 persen waktu pelatihan.

"Karena plastisitas tinggi dan kemampuan beradaptasi organoid,Brainowarememiliki fleksibilitas untuk berubah dan mengatur ulang sebagai respons terhadap rangsangan listrik, menyoroti kemampuannya untuk komputasi reservoir adaptif," tulis para peneliti.

Masih terdapat keterbatasan yang signifikan, termasuk masalah menjaga organoid tetap hidup dan sehat, serta tingkat konsumsi daya peralatan periferal. Namun, dengan mempertimbangkan pertimbangan etis,Brainowarememiliki implikasi tidak hanya pada komputasi, namun juga memahami misteri otak manusia.

"Mungkin diperlukan waktu beberapa dekade sebelum sistem biokomputer umum dapat diciptakan, namun penelitian ini kemungkinan akan menghasilkan wawasan mendasar mengenai mekanisme pembelajaran, perkembangan saraf, dan implikasi kognitif dari penyakit neurodegeneratif," tulis Smirnova, Caffo, dan Johnson. "Ini juga dapat membantu mengembangkan model praklinis gangguan kognitif untuk menguji terapi baru," ungkap mereka. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Audi Segera Luncurkan SUV Premium Terbaru

26 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Otomotif
Audi Segera Luncurkan SUV P...
Daerah
Temui Khofifah, Dubes Marok...
Megapolitan
DPRD Dorong Pemkot Bekasi B...

Ariana Grande Luncurkan Album "Petal"

49 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Ariana Grande Luncurkan Alb...

Angin Segar, Khofifah Hapus Pajak Pokok dan Denda Kendaraan Ojol

56 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Angin Segar, Khofifah Hapus...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.