Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Utamakan Keselamatan, Jabar Tetap Bertahan dengan Aturan Waktu Operasional Truk di Jalan Parung Panjang

📅 Kamis, 14 Des 2023, 01:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Utamakan Keselamatan, Jabar Tetap Bertahan dengan Aturan Waktu Operasional Truk di Jalan Parung Panjang Doc: ANTARA/Ricky Prayoga
Ket. Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin memberikan keterangan di Gedung Sate Bandung, Rabu (13/12/2023).

Bandung - Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin menegaskan bahwa Jabar tetap bertahan dengan aturan waktu bagi operasional truk di Jalan Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Bey mengatakan pembatasan waktu operasional truk tambang pada pukul 22.00-05.00 WIB di Jalan Parung Panjanguntuk keselamatan masyarakat yang melintas, guna meminimalisir terjadinya kecelakaan.

"Kami bertahan dengan jam yang sesuai dengan ditetapkandan tahun depan jalan itu sudah diperbaiki oleh Kementerian PUPR," ucap dia di Gedung Sate Bandung, Rabu.

Oleh karena itu, ia meminta pengusaha dan supir trukuntuk mematuhi Peraturan Bupati Bogor Nomor 120 Tahun 2021 tentang Pembatasan Waktu Operasional Kendaraan Angkutan Barang Khusus Tambang pada Ruas Jalan di Wilayah Kabupaten Bogor.

Aturan pembatasan itu, ucap Bey, tetap akan diberlakukan kendati para sopir truk melakukan unjuk rasa.

Saat ini, pihaknya tengah menunggu keputusan hasil koordinasi antara Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten, terkait dengan Jalan Parung Panjang yang melintasi wilayah dua provinsi itu.

"Kemarin kami sudah rapat lintas provinsi. Harusnya minggu depan ada keputusan," ujar dia.

Terkait dengan jalan tol khusus angkutan tambang sepanjang 11,6 kilometeryang rencananya menghubungkan Parung Panjang dan Rumpin, Cigudeg, dia mengatakan, akan dikaji ulang.

"Kami harus mengkaji ulang. Nanti setelah Jalan Parung Panjang (dikaji), saya bisa jelaskan. Setelah kami bertemu dengan pihak yang sanggup membangun jalan khusus tambang itu," kata dia.

Meski demikian, Bey memastikan jalan tambang tetap akan dibangun, setelah melalui kajian mendalam, mengingat banyak skema yang dapat dilakukan dalam pembiayaan, mulai Kerja Sama dengan Badan Usaha (KPBU)swasta, APBN, maupun APBD.

"Saya belum bisa jawab. Satu-satu dulu, Parung Panjang dulu. Tapi pada prinsipnya jalan tambang harus ada," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.