Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, Pemkab Agam Lakukan Pengendalian Hama agar Petani Tak Merugi

📅 Kamis, 14 Des 2023, 00:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Pemkab Agam Lakukan Pengendalian Hama agar Petani Tak Merugi Doc: ANTARA/HO-Dinas Pertanian Agam
Ket. Petani sedang melakukan berburu hama tikus.

Lubuk Basung - Gerak cepat, Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat melakukan gerakan pengendalian wereng dan tikus untuk mencegah meluasnya serangan hama tersebut dan mengantisipasi kerugian petani.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Agam Eriyanto di Lubuk Basung, Rabu (13/12), mengatakan gerakan pengendalian hama tersebut dilakukan di Nagari atau Desa Kampuang Tangah dan Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung.

"Lahan pertanian diserang hama wereng milik kelompok tani dan gerakan itu telah kita lakukan, sehingga hama wereng berkurang di daerah itu," katanya.

Ia mengatakan gerakan pengendalian hama di Kampuang Tangah merupakan program Dinas Pertanian Agam, sedangkan di Manggopoh merupakan kerja sama antara Dinas Pertanian Agam dan Dinas Pertanian Sumbar.

Dalam program itu, petani difasilitasi alat penyemprot tanaman, termasuk pestisida dan bahan lainnya.

"Berkat program itu, serangan hama wereng berkurang dan petani sudah mengembalikan alat penyemprot tanaman ke kami," katanya.

Ia mengatakan rencananya petani di Tanjung Raya bakal melakukan gerakan pengendalian hama tikus sebelum mereka menanam padi dan sembari membersihkan aliran air.

Hal itu, katanya, bermanfaat dalam mencegah berkembang biak tikus di lahan sawah mereka sehingga tanaman aman dari serangan hama tikus.

"Kita bakal menyediakan solder, belerang dan lainnya. Mereka akan melakukan berburu hama tikus sebelum bercocok tanam," katanya.

Ia mengakui sekitar 410,8 hektare lahan padi milik petani diserang berbagai hama tanaman dan tikus semenjak Januari hinggaJuli 2023, dengan kondisi ringan, sedang, dan berat.

Seluas 410,8 hektare lahan padi diserang hama tanaman itu berupa wereng seluas 14,25 hektare dengan kondisi ringan tersebar di Kecamatan Lubuk Basung 7,75 hektare, Ampek Nagari 3,75 hektare, dan Palembayan 2,75 hektare.

Serangan hama tikus seluas 231,70 hektare tersebar 13 di antara 16 kecamatan di Agam, di luar Kecamatan Lubuk Basung, Tanjung Mutiara dan Palembayan.

Serangan hama tikus terluas di Kecamatan Tilatang Kamang seluas 74,50 hektare dan Tilatang Kamang 72,56 hektare.

Seranganhama penggerek batang seluas 45,50 hektare dengan kondisi rusak ringan, hama blast seluas 30,60 hektare dengan kondisi rusak ringan, sedangkanhama walang sangit seluas 42,25 hektare dengan kondisi rusak ringan, dan hama kepinding tanah seluas 46,50 hektare.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

48 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.