Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasukan Etnis Karenni Nyaris Kuasai Loikaw

📅 Rabu, 13 Des 2023, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasukan Etnis Karenni Nyaris Kuasai Loikaw Doc: RFA/Progressive Karenni People Force
Ket. Rebut Markas Polisi I Sejumlah anggota pasukan gabungan etnis Karenni berpose setelah mereka berhasil merebut kantor markas polisi negara bagian di Kota Loikaw pada Minggu (10/12). Pada Senin (11/12), pasukan gabungan etnis Karenni nyaris menguasai Loikaw.

YANGON - Satu bulan sejak melancarkan serangan terhadap militer Myanmar di Negara Bagian Kayah, pasukan gabungan etnis Karenni nyaris berhasil menguasai ibu kota regional Loikaw dan kota strategis Moebye, kata Tentara Karenni pada Senin (11/12).

Pada Senin Tentara Karenni (KA), Pasukan Pertahanan Nasional Karenni (KNDF), dan paramiliter Angkatan Pertahanan Rakyat anti-junta memulai "Operasi 1111", yang dinamai berdasarkan tanggal dimulainya serbuan tersebut di sepanjang perbatasan antara wilayah Myanmar utara Negara Bagian Shan dan Kayah.

Berbicara kepada kantor beritaRFA, Kolonel Phone Naing, ajudan jenderal KA, mengatakan pasukan gabungan telah merebut seluruh Kota Moebye, kecuali wilayah dimana batalion 422 junta bermarkas, dan 80 persen wilayah Kota Loikaw.

"Kami melakukan serangan dengan sangat hati-hati untuk menghindari korban sipil dan kerusakan," kata Phone.

Sebelumnya pada Minggu (10/12), pasukan gabungan Karenni berhasil merebut Markas Besar Polisi Negara Bagian Kayah yang berada di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri, yang menurut juru bicara KA telah mengizinkan pejuang perlawanan untuk menghancurkan salah satu pilar junta di Loikaw.

Rincian mengenai jumlah korban dan pasukan junta yang ditangkap hingga berita ini ditulis belum tersedia.

Menurut analis politik bernama Than Soe Naing mengatakan bahwa Loikaw adalah kunci untuk mengendalikan dan memasok kota-kota lain di Negara Bagian Kayah, dan kedua belah pihak yang berseteru bertekad untuk bisa mengendalikan kota tersebut.

"Jika Loikaw bisa direbut, itu akan menjadi wilayah Negara Bagian Kayah yang pertama kali dibebaskan oleh KNDF," kata Than Soe. "Kota ini hampir dikuasai. Namun, belum bisa dikatakan sudah terkendali sepenuhnya karena kamp utama masih berada di tangan junta, dan mereka masih menggunakan bandara Loikaw untuk bala bantuan dan perbekalan militer lainnya," imbuh dia.

Warga Terjebak

Sementara itu seorang warga Loikaw mengatakan bahwa meskipun pertempuran di kota tersebut belum meningkat sejak 2 Desember, junta telah memblokir semua jalan masuk dan keluar kota, sehingga menyebabkan kekurangan makanan dan obat-obatan.

"Jika situasinya memburuk, kebutuhan akan dokter dan pasokan medis akan melonjak," kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya, karena takut akan pembalasan. "Kami melakukan upaya penyelamatan sebanyak yang kami bisa. Namun, kendaraan penyelamat kami ditembak ketika kami kembali ke Loikaw setelah membawa seseorang yang terluka akibat tembakan artileri untuk dirawat," tutur dia.

Seorang narasumber di Loikaw mengatakan sekitar 10.000 orang terjebak di sana tanpa ada peluang untuk melarikan diri. RFA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.