Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Inovasi Terbaru dalam Penyempurnaan Metode Sunat di Indonesia

📅 Selasa, 12 Des 2023, 13:17 WIB | Oleh:
Inovasi Terbaru dalam Penyempurnaan Metode Sunat di Indonesia Doc: istimewa
Ket. Rumah Sunat dr. Mahdian berinovasi dalam menyempurnakan metode sunat di Indonesia.

JAKARTA - Rumah Sunat dr. Mahdian telah menjadi pelopor dalam dunia kesehatan dalam beberapa tahun terakhir. Awal klinik ini menjadi pusat perhatian saat meluncurkan metode sunat Mahdian Klem.

Metode sunat ini diciptakan dr. Mahdian Nur Nasution Sp.BS, sang pemilik klinik, dan berhasil mendapatkan predikat hasil karya anak bangsa untuk pertama kalinya.

Penggunaan metode klem semakin meningkat di Indonesia, dan untuk mendapatkannya masih sulit karena peralatannya masih diimpor dari luar negeri.

"Saya menciptakan klem sesuai anatomis anak Indonesia yang hasilnya tidak kalah dengan buatan luar negeri", ujar dr. Mahdian dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/12).

Tak berhenti di situ, Rumah Sunat dr. Mahdian berinovasi kembali dengan metode "Sunat Tanpa Jarum Suntik". Gagasan ini tercetus untuk mengatasi anak-anak yang trauma akan jarum suntik. Dengan metode ini, tidak ada lagi yang membuat anak takut disunat.

Rumah Sunat dr. Mahdian kemudian kembali meluncurkan metode sunat MK PLUS. Metode sunat yang diklaim sebagai penyempurnaan dari metode sunat terdahulunya. Dimana proses sunat ini memudahkan berbagai pihak, baik praktisi maupun pasien dan keluarga.

Banyak keuntungan yang didapatkan dari penggunaan MK PLUS, di antaranya minim rasa sakit, tanpa perban, tanpa jarum suntik, alat sekali pakai, bisa langsung beraktivitas, tidak ada alat yang menempel di tubuh, dapat kontrol kapan pun dan di mana saja dengan proses sunat dan kontrol yang membantu dalam efisiensi waktu, juga membantu perawatan selama proses penyembuhan.

"Kami menerima masukan dari berbagai kalangan, karena hal itu yang membuat kami terus berkembang hingga saat ini. Kehadiran MK PLUS diharapkan menjadi solusi bagi praktisi dan pasien dalam efisiensi waktu pengerjaan, kontrol dan penyempurnaan dari metode sebelumnya," ujar Abdurrahman, Direktur Rumah Sunat dr. Mahdian.

Seiring perkembangan zaman, Rumah Sunat dr. Mahdian kini telah memiliki lebih dari 40 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Hal ini bertujuan untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

55 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.