Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Turunkan Petugas Cari Sumber Kabut Asap di Mukomuko

📅 Selasa, 12 Des 2023, 16:52 WIB | Oleh:
BPBD Turunkan Petugas Cari Sumber Kabut Asap di Mukomuko Doc: ANTARA/Ferri
Ket. Kabut asap menyelimuti wilayah Desa Lubuk Sanai, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, Selasa (12/12).

MUKOMUKO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulumenurunkan petugas di bidang kedaruratan untuk mencari sumber kabut asap yang meliputi sebagian wilayah di daerah ini.

"Kabid darurat dan personelnya sedang mencari sumbernya karena sampai sekarang belum ada laporan dan informasi dari masyarakat terkait kebakaran lahan gambut di wilayah ini," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mukomuko Ruri Irwandi di Mukomuko, Selasa.

Ia menjelaskan, memang ada tadi pagi kabut asap di wilayah Kabupaten Mukomuko, tetapi sumber kabut asap itu belum dapat laporan dan informasi tentang adanya kebakaran lahan gambut di wilayah ini.

Ruri Irwandi menambahkan, pihaknya belum mengetahui sumber kabut asap yang meliputi wilayah ini setiap pagi hari. Apakah kabut asap tersebut berasal dari kebakaran lahan atau tidak, atau asap kiriman, itu yang belum dapat informasi, sehingga harus dicari dulu informasi.

Terkait dengan kebakaran lahan gambut di samping gedung holtikultura sejak beberapa hari yang lalu, ia mengatakan, kebakaran lahan itu sudah dipadamkan oleh personel BPBD.

"Kita dari BPBD hampir selama tiga hari berada di lokasi kebakaran untuk memadamkan kebakaran lahan gambut tersebut dan mencegah kebakaran lahan meluas," katanya.

Sekarang ini, katanya, pihaknya tidak tahu lagi apakah lahan yang berada dekat dengan holtokultura tersebut terbakar lagi atau tidak, untuk itu petugas sedang mengecek ke lokasi lahan yang pernah terbakar.

Warga Desa Lubuk Sanai, Kecamatan XIV Koto Wahyu mengatakan, kabut asap yang meliputi wilayahnya membuat jarak pandang menjadi terbatas.

Ia mengaku, terganggu dengan adanya kabut ini apalagi kabut asap terjadi saat jam anak-anak berangkat ke sekolah dan jam aktivitas warga berangkat bekerja.

Ia berharap, pemerintah daerah dan instansi terkait segera menyelesaikan permasalahan kabut asap di wilayahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.