Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Uruk, Kota Tempat Lahirnya Tulisan Pertama

📅 Senin, 11 Des 2023, 06:10 WIB | Oleh:
Uruk, Kota Tempat Lahirnya Tulisan Pertama Doc: afp/ ESSAM AL-SUDANI

Uruk adalah salah satu kota terpenting di Mesopotamia kuno. Dalam sejarah, Uruk paling dikenal sebagai tempat lahirnya tulisan serta arsitektur dan inovasi budaya lainnya.

Terletak di wilayah selatan Sumer (sekarang Warka, Irak), Uruk dikenal dalam bahasa Aram sebagai Erech yang diyakini menjadi asal muasal nama modern untuk negara Irak.

Kota Uruk paling terkenal karena raja besarnya Gilgamesh dan kisah epik pencariannya akan keabadian, tetapi juga karena sejumlah perkembangan peradaban pertama yang terjadi di sana. Ini dianggap sebagai kota pertama di dunia dari asal mula tulisan.

Contoh dari tulisan di Uruk berada dari karya arsitektur pada batu dan bangunan struktur batu besar, asal mula Ziggurat. Uruk juga menjadi kota pertama yang mengembangkan segel silinder yang kuno. Orang Mesopotamia biasa menunjuk milik pribadi atau sebagai tanda tangan pada dokumen.

Mengingat pentingnya segel silinder bagi masyarakat pada saat itu dan mewakili identitas dan reputasi pribadi seseorang, Uruk juga dapat dianggap sebagai kota yang pertama kali menyadari pentingnya individu dalam komunitas kolektif.

Kota Uruk dihuni sejak didirikan dan bertahan hingga 300 M. Karena pengaruh alam dan perbuatan manusia, orang-orang mulai meninggalkan daerah tersebut. Pada saat itu, mereka telah menghabiskan sumber daya alam di wilayah sekitarnya dan tidak lagi menjadi kekuatan politik atau komersial yang besar.

Kota yang ditinggalkan itu lalu terkubur untuk waktu yang lama sebelum digali pada 1853 oleh William Loftus untuk British Museum.

Pada Periode Uruk (4100-2900 SM), kota-kota mulai berkembang di Mesopotamia. Uruk menjadi periode paling maju berpengaruh dibandingkan dengan periode itu.

Periode Uruk dibagi beberapa fase mulai dari fase tertua, fase kejayaannya, dan fase kemundurannya. Fase-fase ini berdasarkan tingkat reruntuhan yang digali dan sejarah yang diungkapkan oleh artefak yang ditemukan di sana. Kota ini paling berpengaruh antara tahun 4100-3000 SM ketika Uruk menjadi pusat kota terbesar dan pusat perdagangan dan administrasi.

Bagaimana tepatnya Uruk memerintah wilayah tersebut, mengapa dan bagaimana kota ini menjadi kota pertama di dunia, dan bagaimana cara Uruk menjalankan kekuasaannya masih belum diketahui sepenuhnya?

Gwendolyn Leick dalam dalam buku The A to Z of Mesopotamia (2010) menulis, "Fenomena Uruk masih banyak diperdebatkan, sejauh mana Uruk menjalankan kontrol politik atas wilayah luas yang dicakup oleh artefak Uruk, apakah mengandalkan penggunaan kekerasan, dan lembaga mana yang memegang kendali."

"Terlalu sedikit bagian situs yang digali untuk memberikan jawaban pasti atas pertanyaan-pertanyaan ini. Namun, jelas bahwa saat ini proses urbanisasi sedang bergerak dan terkonsentrasi di Uruk sendiri," tulis dia.

Karena kota Ur memiliki lokasi yang lebih menguntungkan untuk perdagangan, lebih jauh ke selatan menuju Teluk Persia, maka masuk akal jika kota tersebut, dibandingkan Uruk, yang mempunyai pengaruh lebih besar, namun kenyataannya tidak demikian.

Kota ini paling berpengaruh antara 4100-3000 SM ketika Uruk menjadi pusat perkotaan terbesar dan pusat perdagangan dan administrasi. Peninggalannya tersebar di mana-mana. Artefak dari Uruk bahkan muncul di hampir setiap situs penggalian di seluruh Mesopotamia dan bahkan di Mesir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.