Kapal Filipina dan Tiongkok Tabrakan
📅 Senin, 11 Des 2023, 02:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/Philippine Coast Guard
MANILA - Sebuah kapal Filipina dan kapal Penjaga Pantai Tiongkok bertabrakan di dekat terumbu karang yang diperebutkan pada Minggu (10/12), dan kedua negara saling menyalahkan atas konfrontasi terbaru di Laut Tiongkok Selatan (LTS) yang disengketakan.
Insiden tersebut terjadi selama misi pasokan Filipina ke garnisun kecil di Second Thomas Shoal di Kepulauan Spratly, yang merupakan titik konflik bagi Manila dan Beijing.
Hal ini terjadi sehari setelah Manila menuduh penjaga pantai Tiongkok menggunakan meriam air untuk menghalangi tiga kapal pemerintah Filipina yang mengirimkan perbekalan kepada nelayan Filipina di dekat Scarborough Shoal, di lepas pantai pulau utama Luzon.
Ketegangan yang sudah berlangsung lama antara Manila dan Beijing terkait perairan ini telah berkobar dalam beberapa bulan terakhir menyusul sejumlah insiden yang melibatkan kapal Filipina dan Tiongkok, termasuk dua tabrakan sebelumnya.
Tiongkok mengklaim hampir seluruh wilayah LTS, termasuk perairan dan pulau-pulau di dekat pantai negara tetangganya, dan mengabaikan keputusan pengadilan internasional yang menyatakan bahwa pernyataan Tiongkok tidak memiliki dasar hukum. Negara ini pun telah mengerahkan perahu untuk berpatroli di jalur air yang sibuk dan telah membangun pulau-pulau buatan yang telah dimiliterisasi untuk memperkuat klaimnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kapal Penjaga Pantai Tiongkok dan Milisi Maritim Tiongkok mengganggu, memblokir, dan melakukan manuver berbahaya terhadap kapal pasokan sipil Filipina," demikian pernyataan dari pemerintah Filipina pada Minggu.
"Salah satu dari dua kapal yang membawa perbekalan ditabrak oleh kapal Penjaga Pantai Tiongkok," lapor Satuan Tugas Nasional untuk Laut Filipina Barat dalam sebuah pernyataan.
Sebuah kapal Tiongkok juga menggunakan meriam air terhadap dua kapal pemasok dan sebuah kapal Penjaga Pantai Filipina yang mengawal misi tersebut, imbuh satuan tugas itu, seraya melaporkan bahwa insiden itu telah menyebabkan kerusakan parah pada mesin salah satu kapal pemasok dan merusak tiang kapal penjaga pantai.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun Penjaga Pantai Tiongkok menuduh kapal Filipina sengaja bertabrakan dengan kapal Tiongkok setelah mengabaikan berbagai peringatan keras dari mereka.
"Kapal Filipina tiba-tiba berubah arah dengan cara yang tidak profesional dan berbahaya, dengan sengaja bertabrakan dengan Kapal Penjaga Pantai 21556 kami, yang berada pada rute penegakan hukum normal, dan menyebabkan kerusakan ringan pada kapal kami," kata Penjaga Pantai Tiongkok dalam sebuah pernyataan, seraya menyebut bahwa kapal pemasok Filipina diduga membawa bahan-bahan konstruksi ke kapal perang yang sengaja dikandaskan yang dijadikan pos terdepan Filipina di Second Thomas Shoal.
Bayangi Konvoi
Beberapa jam setelah insiden terbaru tersebut, konvoi kapal sipil yang berencana mengirimkan perbekalan kepada nelayan dan tentara Filipina di LTS terpaksa harus membatalkan perjalanan mereka setelah terus-menerus dibayangi oleh kapal-kapal Tiongkok.
Konvoi tersebut, yang berangkat dari pulau barat Palawan pada Minggu pagi, telah mengubah arah untuk menghindari Second Thomas Shoal dan langsung menuju Pulau Nanshan yang dikuasai Filipina, tempat mereka akan meninggalkan muatan mereka.
Salah satu kapal pemasok dapat mengirimkan muatannya pada Minggu, sementara kapal yang terlibat dalam tabrakan sedang ditarik oleh kapal Penjaga Pantai Filipina ke Palawan, kata gugus tugas tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!