Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Bersemangat Melanjutkan Perundingan Militer dengan Tiongkok

📅 Senin, 11 Des 2023, 00:04 WIB | Oleh:
AS Bersemangat Melanjutkan Perundingan Militer dengan Tiongkok Doc: istimewa
Ket. Amerika Serikat dan Tiongkok belum melanjutkan perundingan militer yang disepakati oleh para pemimpin mereka pada pertemuan puncakpada bulan November.

AIR FORCE ONE - Gedung Putih baru-baru ini mengatakan, Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok belum melanjutkan perundingan militer yang disepakati para pemimpin mereka pada pertemuan puncak pada bulan November, yang dilakukan untuk menurunkan ketegangan.

Dikutip dariThe Straits Times, Juru bicara Gedung Putih, John Kirby, mengatakan kepada wartawan di pesawat Air Force One bahwa pembicaraan akan "mengurangi kesalahan perhitungan dan kesalahpahaman".

Namun dia mengatakan, perundingan itu mungkin tidak akan terjadi karena Tiongkok belum mengangkat pengganti Jenderal Li Shangfu, mantan menteri pertahanan yang diberhentikan pada bulan Oktober dan merupakan rekan Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin.

"Menurut pemahaman saya, benteng-benteng tersebut belum dipulihkan dan sebagian dari hal tersebut mungkin disebabkan karena benteng-benteng tersebut tidak memiliki menteri pertahanan. Kami tentu saja mendesak mereka untuk segera menunjuk seseorang dan kami sangat ingin mewujudkannya," kata Kirby.

Presiden AS, Joe Biden dan Presiden Tiongkok, Xi Jinping telah bersepakat pada bulan November dalam pertemuan puncak California yang diawasi ketat untuk melanjutkan kontak semacam itu, yang terputus setelah Ketua DPR AS, Nancy Pelosi mengunjungi Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri pada Agustus 2022.

Kedaulatan Taiwan

Tiongkok mengklaim kedaulatan atas Taiwan yang diperintah secara demokratis.

Taiwan mengatakan, pada Jumat (8/12) bahwa 12 jet tempur Tiongkok dan sebuah balon cuaca telah melintasi garis tengah Selat Taiwan yang sensitif, meningkatkan ketegangan sekitar sebulan sebelum pemilihan presiden di pulau itu.

Taiwan akan mengadakan pemilu pada 13 Januari 2024, tanggal yang sangat diperhatikan oleh para pejabat pemerintahan Biden.

Pemerintahan Biden mengatakan, pihaknya menginginkan komunikasi di seluruh militer AS dan Tiongkok, termasuk para pemimpin senior dan komandan di wilayah geografis tertentu di mana konflik terjadi.

Militer kedua negara telah mengalami sejumlah konflik yang nyaris terjadi selama setahun terakhir, mulai dari Selat Taiwan hingga Laut TiongkokSelatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Chelsea Umumkan Transfer Ge...

Obsesi Jadi Vampir, Pria Inggris Ini Tebar Teror di Gereja

27 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...

Trump Beri Iran Kesempatan Terakhir atau Hadapi Eskalasi Militer AS

28 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...
Olahraga
Pelatih Timnas Indonesia Jo...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

57 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.