Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

AP II Raih Penghargaan di Asia-Pacific ICT Alliance Awards 2023

📅 Senin, 11 Des 2023, 13:47 WIB | Oleh:
AP II Raih Penghargaan di Asia-Pacific ICT Alliance Awards 2023 Doc: istimewa
Ket. Platform AI yang dimiliki AP II, AeroBuddy, ditetapkan sebagai pemenang untuk kategori Industrial - Engineering & Construction/Transport di ajang APICTA 2023.

JAKARTA - PT Angkasa Pura (AP) II kembali meraih penghargaan internasional, The Asia Pacific ICT Alliance Awards 2023. Penghargaan terbaru yang diberikan untuk bidang teknologi informasi dan komunikasi (Information & Communication Technology/ICT), menandakan kesuksesan transformasi digital dan inovasi berkelanjutan AP II dalam melayani masyarakat.

Pada ajang The Asia Pacific ICT Alliance Awards (APICTA) di Cyberport, Hong Kong, 5-8 Desember 2023, platform artificial intelligence (AI) yang dimiliki AP II, yakni AeroBuddy, ditetapkan sebagai pemenang untuk kategori Industrial - Engineering & Construction/Transport.

Nominasi dalam kategori tersebut berasal dari berbagai negara selain Indonesia, antara lain Taiwan, Hong Kong, Australia, Singapura, Tiongkok, Malaysia, Brunei Darussalam, Makao, dan Thailand.

VP of Corporate Communication AP II Cin Asmoro mengatakan, penghargaan ini sekaligus menandakan kemajuan dalam transformasi digital yang sudah dijalankan AP II sejak 2016. Transformasi digital di AP II sudah berjalan sekitar 7 tahun dengan menghasilkan banyak produk dari transformasi yang sudah diterapkan untuk aspek pelayanan dan operasional.

"Pada tahun ini, AP II memperkenalkan platform AI, AeroBuddy, untuk efisiensi operasional bandara, penerbangan dan pelayanan kepada seluruh penumpang pesawat. AeroBuddy adalah platform AI pertama di kebandarudaraan nasional," kata Cin dalam keterangan tertulisnya, kemarin

Ia menambahkan, pihaknya bersyukur AeroBuddy mendapat pengakuan dari dunia internasional dengan menjadi pemenang pada APICTA 2023. Ini menjadi penyemangat bagi AP II untuk secara berkelanjutan memperkenalkan invovasi baru guna melayani masyarakat.

Cin menjelaskan, AeroBuddy saat ini masih terus disempurnakan dan akan digunakan penuh di Bandara Soekarno-Hatta yang menjadi bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia. Pengelolaan bandara ini tidak bisa lagi dilakukan dengan cara biasa, harus diperkuat dengan infrastruktur berbasis teknologi tingkat lanjut untuk menjaga dan meningkatkan standar operasi serta pelayanan.

"Kehadiran AeroBuddy membantu meningkatkan daya saing Bandara Soekarno-Hatta di tingkat regional," katanya.

AeroBuddy hadir dengan format percakapan melalui teks, di mana penggunaannya seperti halnya platform AI ChatGPT, namun memiliki pengetahuan yang lebih baik terkait bandara.

"Personel AP II dapat berdiskusi dengan AeroBuddy dalam menjalankan pekerjaannya. Berbekal big data yang ada di bandara, AeroBuddy akan membantu personel dengan melakukan analisis tingkat lanjut atau advanced data analytics untuk memberikan berbagai insight terkait operasional, penerbangan, pelayanan dan komersial," ujar Cin Asmoro.

Seperti diketahui, AeroBuddy memiliki basis pengetahuan (knowledge) big data AP II, dan akan melakukan analisis data tingkat lanjut (advanced data analytics) untuk kemudian memberikan berbagai masukan atau pandangan kepada personel AP II dalam hitungan detik. Basis pengetahuan AeroBuddy adalah ratusan juta data yang ada di dalam sekitar 80 aplikasi yang ada di Bandara Soekarno-Hatta.

"Melalui AeroBuddy misalnya kami dapat dengan cepat mengetahui analisis lalu lintas penerbangan, keinginan, kebutuhan dan kebiasaan pelanggan atau penumpang pesawat, untuk kemudian data-data tersebut kami gunakan untuk selalu memperbaiki dan meningkatkan standar operasi dan layanan," jelas Cin Asmoro.

Begitu juga bila ada gangguan operasional atau pelayanan, AeroBuddy dapat memberikan analisis dan solusi dalam waktu singkat untuk membantu penanganannya. Dalam tahap selanjutnya, AeroBuddy juga akan diintegrasikan dengan aplikasi Travelin milik AP II sehingga dapat menjadi asisten pribadi masyarakat saat ingin bepergian dari dan ke bandara-bandara AP II.

"Ketika sudah teringrasi dengan Travelin, maka calon penumpang pesawat bisa mengetahui berbagai hal misalnya harus sudah berangkat dari rumah jam berapa agar bisa tepat waktu sesuai jadwal penerbangannya. Penghargaan APICTA Awards 2023 ini melengkapi sejumlah penghargaan internasional bagi AP II, antara lain dari Airport Council International, Skytrax, dan lembaga-lembaga global lainnya," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

46 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.