Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKI Gandeng Hotel Bintang Lima untuk Pasarkan Produk UMKM

📅 Minggu, 10 Des 2023, 16:40 WIB | Oleh:
DKI Gandeng Hotel Bintang Lima untuk Pasarkan Produk UMKM Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. "Opening Ceremony Discover Jakarta Showcase" di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (9/12).

Jakarta -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng hotel berbintang lima untuk memasarkan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Kepala Biro Kerja Sama Daerah Sekretariat Daerah (Setda) DKI Jakarta, Marulina Dewi Mutiara mengatakan, pihaknya ingin UMKM binaan Pemprov DKI Jakarta bisa naik ke level "bintang lima".

Salah satunya bekerjasama dengan hotel berbintang lima. "Sebenarnya ini adalah ide untuk menunjukkan Jakarta ke level 'high end' (tinggi), salah satunya di hotel bintang lima," katanya saat "Opening Ceremony Discover Jakarta Showcase" di Jakarta, Sabtu.

Marulina mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan selama satu bulan lebih, dari 25 November sampai 28 Desember 2023.

"Kegiatanini sangat 'high session' (musim ramai), karena kan lagi liburan Natal dan tahun baru. Jadi ini salah satu keuntungan untuk UMKM Jakarta," ungkap Marulina.

Selain UMKM, selama satu bulan tersebut diselenggarakan serangkaian kegiatandari museum-museum di DKI Jakarta dan pertunjukan seni berbasis budaya di lobi-lobi hotel.

"Di sini ada 32 UMKM yang memasarkan produknya. 20 UMKM binaan Parekrafdan juga 12 UMKM binaan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI, totalnya 32," kata Marulina.

Adapun jumlah tersebut diganti setiap minggunya. "Tetapi itu kita gilir. Setiap minggu ada perubahan. Karena ada empat minggu ya, jadi jumlahnya bisa dikali empat," kata Marulina.

Kepala Dinas (Kadis)PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante berharap kegiatan tersebut dapat berlanjut untuk kepentingan UMKM binaan.

"Kami harapkan kerja sama ini ke depan tetap berlanjut dan bisa juga dicontoh oleh hotel-hotel bintang lima lainnya di Jakarta," kata Ratu.

Tujuan utama kerja sama tersebut adalah menunjukkan komitmenuntuk mendukung perkembangan UMKM di Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Megapolitan
CKG Kota Tangerang Deteksi ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Dorong Peran P...
Rona
Estafet Tunas Kelapa Kwarda...

Pemkot Bogor Segera Tata PKL di Taman Heulang

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bogor Segera Tata PK...

Wisatawan Taiwan Coba Ditarik ke Indonesia

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Wisatawan Taiwan Coba Ditar...
Olahraga
Pukulan Telak Jelang Asian ...
Megapolitan
Disnaker: Balai Latihan Ker...
Daerah
Ekonomi Papua Sangat Bergan...
Advertisement
BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

BMKG: Sebanyak 25 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Berstatus Awas Kekeringan

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.