Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengalaman Manajerial Penting bagi Guru Penggerak Jadi Kepala Sekolah

📅 Sabtu, 09 Des 2023, 01:15 WIB | Oleh:
Pengalaman Manajerial Penting bagi Guru Penggerak Jadi Kepala Sekolah Doc: Koran Jakarta/Muhamad Ma’rup/Tangkapan Layar
Ket. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Aidy Furqan,

MATARAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menghadirkan program Guru Penggerak untuk melahirkan pemimpin transformasi pembelajaran, salah satunya dengan mengangkat lulusannya menjadi kepala sekolah. Dalam Pemendikbudristek nomor 40 tahun 2021 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah mencantumkan Sertifikat Guru Penggerak sebagai salah satu syarat menjadi kepala sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Aidy Furqan, mengusulkan untuk Guru Penggerak yang hendak mendapat tugas menjadi kepala sekolah harus memiliki kemampuan manajerial dan kepemimpinan. Menurutnya, menjadi kepala sekolah tidak hanya mengandalkan pemahaman dan kemampuan mengajar saja.

"Saya usul pertama dalam program Guru Penggerak ini apabila nanti yang akan diangkat ditugaskan menjadi kepala sekolah hendaknya ditugaskan diberi kesempatan magang atau mematangkan emosional dan leadership," ujar Aidy kepada Koran Jakarta dalam rangkaian Press Tour Kemendikbudristek, di Mataram, Jumat (8/12).

Dia mencontohkan, peserta Guru Penggerak yang pernah menjabat wakil kepala sekolah memiliki kemampuan untuk memimpin, sehingga cepat beradaptasi ketika menjadi kepala sekolah. Hal tersebut penting mengingat kepala sekolah baru tidak begitu saja diterima di lingkungan sekolah.

"Perlu ada juga desain pembelajaran atau dia diberi item atau komponen yang menbawa dia kepada kepemimpinan perubahan untuk bisa menjadi kepala sekolah," jelasnya.

Proses Pengangkatan

Aidy mengungkapkan, pihaknya berkomitmen menjadikan Guru Penggerak sebagai kepala sekolah. Dalam setiap masa pengangkatan kepala sekolah, pihaknya selalu mengedepankan aturan yang mensyaratkan Sertifikat Guru Penggerak sebagai kepala sekolah.

"Pertama aturan dulu karena itu dasar saya membidik siapa. Lulus Guru Penggerak dan punya sertifikat. Misal, saya inventarisir ada 10 menyebar di zona-zona mana sekolah yang kepala sekolah sebelumnya akan pensiun," katanya.

Lulusan Guru Penggerak sekaligus Kepala SMKN 1 Kediri Lombok Barat, Siti Dhomroh, mengatakan pengalaman menjadi wakil kepala sekolah selama 10 tahun membuatnya cepat beradaptasi ketika mendapat tugas baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.