Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNPT Ingatkan Mahasiswa untuk Waspadai Ideologi Kekerasan di Kampus

📅 Jumat, 08 Des 2023, 23:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNPT Ingatkan Mahasiswa untuk Waspadai Ideologi Kekerasan di Kampus Doc: ANTARA/HO-BNPT RI
Ket. Kegiatan Kunjungan Mahasiswa Sarjana dan Pascasarjana Departemen Kriminologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia, di Kantor Pusat BNPT RI Sentul, Jawa Barat, Jumat (8/12/2023).

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengingatkan mahasiswa untuk mewaspadai penyebaran ideologi kekerasan yang tercatat sering dilakukan di lembaga pendidikan, seperti kampus.

"Institusi pendidikan sering disalahgunakan dalam penyebaran ideologi kekerasan, baik melalui oknum maupun kegiatan ekstrakurikuler yang tak terpantau. Untuk itu, penting bagi para mahasiswa untuk selalu waspada," kata Pelaksana Harian Kepala BNPT RI Irjen. Polisi Ibnu Suhaendra dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Ibnu menjelaskan bahwa BNPTtelah bekerja sama dengan beragam pihak untuk mencegah dan menangani permasalahan tersebut. BNPTbekerja sama dengan kementerian/lembaga serta organisasi lainnya.

"BNPTterus berupaya bekerja sama dengan aparat penegak hukum, kementerian dan lembaga, mitra asing, organisasi masyarakat sipil, hingga komunitas masyarakat dalam pencegahan dan penanganan, khususnya yang berkaitan dengan institusi pendidikan tadi," ujar Ibnu.

Plh. Kepala BNPTmenyampaikan itu dalam kegiatan Kunjungan Mahasiswa Sarjana dan Pascasarjana Departemen Kriminologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia di Kantor Pusat BNPT RI Sentul, Jawa Barat, Jumat.

Sebanyak 70 orang mahasiswa menjadi peserta dalam kegiatan itu. Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan ke Lapas Khusus Terorisme dan Balai Latihan Kerja Narapidana Terorisme.

Guru Besar Departemen Kriminologi UI Prof. Adrianus Eliasta Sembiring Meliala menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan agar mahasiswa dapat membandingkan antara teori dan praktik penanggulangan terorisme secara langsung.

"Kunjungan ini dalam rangka perbandingan. Apa yang mereka dengar di kuliah dengan apa yang terjadi secara langsung di lapangan terkait penanggulangan terorisme," ucapnya.

Sebelumnya, BNPT juga mengajak mahasiswa untuk kritis terhadap buku-buku bacaan yang kemungkinan disusupi oleh narasi paham radikal, salah satunya buku seri materi "Tauhid For the Greatest Happiness" karangan Abu Sulaiman Aman Abdurrahman.

Ibnu Suhaendra menuturkan bahwa dengan sikap kritis tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memiliki daya tangkal dan daya cegah terhadap radikalisme dan terorisme.

"Buku-buku ini meracuni pelajar dan mahasiswa untuk menjadi radikal dan menjadi teroris. Ini sebagai upaya kita untuk mengingatkan generasi muda supaya memiliki daya tangkal dan mencegah radikalisme dan terorisme di Tanah Air," kata Ibnu dalam diskusi di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Selasa (28/11).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.