Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

'Atlantis Tiongkok', Kota Kuno yang Tenggelam di Dasar Danau

📅 Jumat, 08 Des 2023, 14:34 WIB | Oleh:
'Atlantis Tiongkok', Kota Kuno yang Tenggelam di Dasar Danau Doc: Istimewa
Ket. Kota kuno Shi Cheng, diperkirakan dibangun pada masa Dinasti Han Timur antara tahun 25 Masehi dan 200 Masehi.

CHUN'AN - Berada di dasar sebuah danau buatan di Tiongkok, sebuah kota kuno yang terlupakan, dijuluki oleh para ahli sebagai "Atlantis Tiongkok".

Kota bawah permukaan yang dikenal dengan nama Kota Singa atau Shi Cheng ini tersembunyi 40 meter di bawah permukaan Danau Qiandao ('Danau Pulau Seribu'), danau air tawar buatan manusia setelah selesainya proyek hidroelektrik Sungai Xin'an pada tahun 1959.

Dilansir oleh Indy100, pada tahun 2001, para pejabat menemukan kembali bahwa kota metropolitan ini telah terpelihara dengan sempurna setelah bertahun-tahun berada di bawah air, dan pada tahun 2017 telah membukanya sebagai lokasi menyelam bagi wisatawan.

Tapi bagaimana sejarah Kota Singa, dan bagaimana kota itu bisa berada di bawah air?

Shi Cheng diperkirakan dibangun pada masa Dinasti Han Timur antara tahun 25 Masehi dan 200 Masehi.

Dulunya merupakan pusat politik dan ekonomi di provinsi timur Zhejiang, dengan pusat kekuasaan regional terletak di kota tersebut.

Tembok kota, diyakini berasal dari abad ke-16, memiliki lima gerbang masuk, berbeda dengan empat gerbang tradisional di kota-kota Tiongkok kuno, dan jalan-jalannya yang lebar memiliki 265 lengkungan yang menampilkan pahatan batu naga , burung phoenix, dan tentu saja, singa.

Namun, pada tahun 1959, pemerintah Tiongkok memutuskan untuk membangun pembangkit listrik tenaga air di daerah tersebut dan, yang agak mengejutkan, memutuskan untuk membanjiri kota tersebut demi proyek itu.

Hal ini tidak hanya berarti menghilangkan artefak sejarah. Lebih dari 300.000 orang perlu dimukimkan kembali untuk proyek tersebut, yang pada akhirnya melahirkan Danau Qiandao.

Efek samping yang mengejutkan dari hal ini adalah kota ini tetap seperti kapsul waktu ketika dilanda banjir. Karena air yang digunakan untuk menenggelamkannya tidak mengandung bahan korosif dan tidak kondusif bagi kehidupan laut, sisa-sisanya berada dalam kondisi sempurna.

Dan meski masih berfungsi sebagai kota hingga pertengahan abad ke-20, Kota Singa masih belum terpetakan secara utuh.

Kini, para penyelam secara perlahan menelusuri setiap bangunan, struktur, lengkungan, jalan, dan rumah untuk mendapatkan gambaran utuh seperti apa bentuknya.

Sampai saat itu tiba, setidaknya akan tetap diselimuti misteri, seperti Atlantis milik Tiongkok .

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Luar Negeri
Iran Ancam Anggap Musuh Sia...
Luar Negeri
Kanada Balas Tarif Trump, S...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.