Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Papua Barat Diminta Tetapkan Manokwari Jadi Sentra Pengembangan Sapi

📅 Selasa, 05 Des 2023, 06:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Papua Barat Diminta Tetapkan Manokwari Jadi Sentra Pengembangan Sapi Doc: ANTARA/Ali Nur Ichsan
Ket. Bupati Manokwari, Hermus Indou.

Manokwari - Bupati Manokwari HermusIndoumeminta Pemerintah Provinsi Papua Barat menetapkan daerahnya sebagai sentra pengembangan ternak sapi guna menjaga stabilitas pangan di wilayah itu.

"Populasi sapi di Manokwari cukup besar sehingga bisa memenuhi kebutuhan daerah pada hari biasa ataupun saat hari raya. Bahkan kita mampu menyuplai daging sapi ke Sorong. Kami membutuhkan dukungan penuh dari Pemprov," kata Hermusdi Manokwari, Senin.

Ia menyebutkan kualitas dan kuantitas sapi di Manokwari harus bisa terjaga.Sebagai ibukota Provinsi Papua Barat, Manokwari diharapkan mampu menjaga stabilitas pangan. terlebih ternak sapi juga dapat menunjang pertanian organik.

"Kita harapkan bisa ditetapkan sebagai sentra pengembangan sapi karena daging sapi ini bisa dikonsumsi lebih banyak orang, dikonsumsi semua orang," ujarnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Manokwari itu mengatakan daerahnya bisa lebih maju dan berkembang dari sisi ekonomi jika ditetapkan sebagai sentra pengembangan ternak sapi, juga sekaligus sentra pengembangan ternak babi.

Ternak sapi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat umum, sedangkan ternak babi merupakan peternakan kultural masyarakat Papua.

"Karena masyarakat kita, khususnya suku besar Arfak dan juga suku-suku Papua lainnya lebih mudah untuk beternak babi ketimbang beternak yang lainnya sehingga dapat mencukupi kebutuhan kedua jenis daging tersebut di Provinsi Papua Barat," ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian, Hortikultura, Perkebunan, Peternakan dan Ketahanan Pangan Manokwari Kukuh Saptoyudo menjelaskan, Manokwari memiliki populasi ternak sapi terbanyak di Provinsi Papua Barat yang mencapai 22 ribu hingga 23 ribu ekor.

Tiap tahun Manokwari membutuhkan sekitar 3.000 ekor sapi untuk dikonsumsi. Adapun saat perayaan hari besar keagamaan, terutama saatIdul Adha kebutuhan daging sapi meningkat hingga 700-800 ekor.

Kukuh mengatakan meski Manokwari kini sudah berhasil dalam hal swasembada sapi, namun saat ini ternak sapi di wilayah itumengalami degradasi genetik lantaran sapi betina dan pejantan sapi dikawinkan dengan anak satu gen. Akibatnya, tubuh sapi di Manokwari semakin mengecil.

"Jika Pemprov Papua Barat menetapkan Manokwari sebagai sentra pengembangan sapi, maka pemda bisa mendapatkan bantuan anggaran untuk mendatangkan sapiinduk atau pejantan sapi dari luar. Dengan demikian sapi-sapi itu genetik-nya bisa terjaga karena tidak ada perkawinan satu gen," ujarnya.

Kukuhmenjelaskan bahwa latar belakang penetapan Manokwari sebagai sentra pengembangan ternak babi oleh Pemprov PB lantaranpopulasi babi pernah turun drastis akibat wabah African Swine Fever (ASF) pada 2021.

Padahal sebelumnya Manokwari merupakan pemasok utama babi ke Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah dan daerah lainnya di Papua.

Pemkab Manokwari bekerja sama dengan Loka Veteriner Jayapura melakukan surveilans pada ternak babi di wilayah itu. Dari sejumlah tes dalam dua kali surveilans, diketahui seluruh babi di Manokwari negatif penyakit ASF.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.