Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banyak Sekali, Potensi Ikan Tuna Segar Biak Datangkan Devisa Negara Rp17 Triliun

📅 Minggu, 03 Des 2023, 01:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banyak Sekali, Potensi Ikan Tuna Segar Biak Datangkan Devisa Negara Rp17 Triliun Doc: ANTARA/Muhsidin
Ket. Kapal penangkap ikan tuna segar sedang sandar untuk bongkar pelabuhan pendaratan ikan Fandoi Biak Kota.

Biak - Banyak sekali, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua menyebut potensi ikan tuna jenis Yellowfins 1,1 juta ton/tahun dimiliki wilayah perairan perikanan Biak berkontribusi menghasilkan devisa bagi negara sekitar Rp17 triliun.

"Potensi ikan tuna segar perairan Biak dalam setahun dapat menghasilkan devisa negara sebesar Rp17 triliun/tahun," ujar Bupati Biak Herry Ario Naap di Biak, Sabtu.

Ia menyebut, hasil perikanan Biak Numfor ikan tuna sangat potensial untuk dapat diekspor langsung dari Bandara Biak ke Jepang, China dan Amerika.

"Perairan Biak menyimpan kekayaan ekonomi biru yang dapat dikelola dengan baik dan bisa mensejahterakan nelayan," ujar dia.

Disebutkan Bupati Herry, adanya pembangunan Kampung Nelayan Modern (Kalamo) Samber-Binyeri yang sudah diresmikan Presiden Joko Widodo pada 24 November 2023 diharapkan dapat memotivasi nelayan Papua.

Di Kalamo Samber-Binyeri, lanjut Bupati Herry, telah dilengkapi dengan fasilitas perikanan dan SPBU khusus nelayan.

"Pemkab Biak Numfor melalui Dinas Perikanan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan turut memberikan pendampingan terhadap nelayan lokal," ujar Bupati Herry.

Selain Kalamo Samber-Binyeri pihak Pemkab Biak Numfor pada kegiatan Sail Teluk Cenderawasih 21-27 November 2023 telah menetapkan kawasan museum bawah laut.

"Serta pelabuhan khusus kapal layar Yath di dermaga Nirmala Beach Samau," kata Bupati Herry.

Sebelumnya, Ketua Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Pdt Albert Yoku mengharapkan potensi perikanan di daerah pesisir Papua dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk meningkatkan kesejahteraan orang asli Papua.

"Saya lihat potensi perikanan dimiliki wilayah pesisir pulau Papua sangat menjanjikan sehingga bisa diolah baik untuk kesejahteraan masyarakat OAP," katanya.

Berdasarkan data perikanan disebutkan Bjak potensi dengan ikan tuna segar Yellowfins, Yapen Kepulauan dengan potensi ikan Baramundi, Waropen dengan potensi kepiting dan Sarmi ikan Tenggiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.