Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Siapkan 'Big Data' dan 'Data Science'

📅 Sabtu, 02 Des 2023, 07:31 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Pada momen yang sama, Indonesia menyampaikan kesiapan diri membentuk regional hub for big data untuk menggantikan posisi Tiongkok.

Usulan Indonesia tersebut disambut baik oleh United Nations Statistics Division (UNSD-DESA), United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP), Tiongkok, dan Australia.

Bagaimana dengan pertumbuhan ekonomi triwulan III-2023?

Pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan III-2023 berada pada level 4,94 persen secara tahunan (yoy). Nilai Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku (ADHB) Indonesia hingga triwulan III-2023 mencapai 5.296,0 triliun rupiah dan atas dasar harga konstan (ADHK) 3.124,9 triliun rupiah.

Di tengah melambatnya perekonomian global, terjadinya perubahan iklim dan menurunnya harga komoditas ekspor unggulan, resiliensi ekonomi Indonesia tecermin melalui pertumbuhan ekonomi sebesar 4,94 yoy atau secara kumulatif tumbuh 5,05 persen ctc.

Secara kuartal ke kuartal (qtq), pertumbuhan ekonomi pada triwulan III-2023 lebih rendah dibandingkan triwulan II-2023. Hal ini merupakan pola yang sama terjadi di beberapa tahun sebelumnya, di mana pertumbuhan ekonomi pada triwulan III kondisinya selalu lebih rendah dibandingkan dengan triwulan II, kecuali pada 2020 saat terjadi pandemi Covid-19.

Secara yoy, ekonomi triwulan III-2023 tumbuh 4,94 persen, meskipun melambat dibandingkan triwulan yang sama tahun sebelumnya, yaitu di angka 5,73 persen.

Kondisi ini menggambarkan apa?

Dengan capaian ini, ekonomi Indonesia tetap terjaga solid dan tumbuh positif. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan III-2023 secara yoy menurut lapangan usaha, didorong oleh sektor transportasi dan pergudangan yang tumbuh 14,74 persen, jasa lainnya 11,14 persen, dan akomodasi makanan minuman 10,90 persen.

Apa pemicunya?

Hal ini tentunya didorong oleh peningkatan aktivitas produksi, mobilitas masyarakat, kunjungan wisatawan mancanegara yang meningkat, serta terselenggaranya beberapa acara nasional dan internasional, serta dimulainya kegiatan politik menjelang pemilu.

Kemudian, menurut pengeluaran pertumbuhan ekonomi secara yoy di triwulan III-2023, didorong oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh sebesar 5,06 persen, PMTB 5,77 persen, dan konsumsi LNPRT 6,21 persen.

Kenapa pertumbuhan ekonomi triwulan III melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu 5,73 persen dan dibandingkan kuartal sebelumnya 5,17 persen (yoy)?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.