Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Panglima TNI Akan Gunakan Pendekatan 'Smart Power' Atas Serangan KKB

📅 Jumat, 01 Des 2023, 16:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Panglima TNI Akan Gunakan Pendekatan 'Smart Power' Atas Serangan KKB Doc: antarafoto
Ket. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto

JAKARTA - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan pihaknya akan melakukan pendekatan smart power atas serangan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, dalam sepekan terakhir.

"Penanganan Papua, kami harus smart power, ya," kata Agus dalam jumpa pers di Markas Besar TNI AD (Mabesad), Jakarta, Jumat (1/12).

Agus menegaskan bahwa penggunaan soft power menjadi prioritas, sedangkan hard power akan dianggap sebagai opsi terakhir karena KKB sudah melakukan serangan terus-menerus terhadap pasukan yang bertugas.

"Kalau hard power itu jalan terakhir, seperti yang mereka (KKB) sekarang sudah menyerang-menyerang kami, ya, kami gunakan hard power," jelas Agus.

Agus Subiyanto mencanangkan pendekatan smart power yang merupakan kombinasi antara hard power, soft power, dan diplomasi untuk penanganan masalah keamanan di Tanah Papua.

Sementara itu, dalam kesempatan terpisah, Kepala Penerangan (Kapen) Komando Cadangan Strategis TNI AD (Kostrad) Kolonel Inf. Hendhi Yustian membenarkan telah terjadi kontak tembak antara Personel Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa dengan KKB di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Kamis (30/11), hingga menyebabkan dua prajurit TNI meninggal dunia.

"Benar," kata Hendhi mengkonfirmasi melalui melalui singkat yang diterima di Jakarta, Kamis (30/11).

Hendhi belum menjelaskan mengenai kronologi peristiwa itu.

Sebelumnya, Sabtu (25/11), terjadi pula kontak tembak antara Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa dengan KKB di Nduga yang menyebabkan empat prajurit yang meninggal dunia.

Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartenz 2023 bersama Polda Papua memperkuat pengamanan di sembilan daerah operasi yang dianggap sebagai titik tindak kejahatan dari KKB.

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Humas Damai Cartenz 2023 AKBP Bayu Suseno, dalam keterangannya yang diterima pada Kamis (30/11), mengatakan pihaknya gencar melakukan deteksi dini dan patroli intensif di sembilan daerah operasi damai Cartenz.

Menurut Beny, tim gabungan TNI-Polri yang masuk dalam damai Cartenz fokus pengamanan di sembilan daerah untuk mencegah gangguan keamanan dari kelompok yang ingin memisahkan diri dari NKRI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.