Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kreatif, Siswa SMA di Ambon Manfaatkan Sampah Plastik Jadi Pohon Natal

📅 Jumat, 01 Des 2023, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kreatif, Siswa SMA di Ambon Manfaatkan Sampah Plastik Jadi Pohon Natal Doc: ANTARA/ Penina F Mayat
Ket. Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Kristen YPKPM Ambon memanfaatkan ribuan sampah botol plastik menjadi pohon natal dan tempat sampah, sebagai bukti penerapan pola hidup ramah lingkungan.

Ambon - Kreatif, siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Kristen YPKPM Ambon memanfaatkan ribuan sampah botol plastik menjadi pohon natal dan tempat sampah, sebagai bukti penerapan pola hidup ramah lingkungan

"Pohon natal berbahan sampah botol plastik berhasil dikumpulkan para siswa SMA Kristen YPKPM Ambon sebagai bukti penerapan pola hidup ramah lingkungan," kata Fasilitator P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) Smaker, Herman Adrian Kippuw, di Ambon, Kamis.

Ia mengatakan, siswa dan siswi dari 15 kelas turut berpartisipasi membuat kreasi berbahan sampah plastik.

"Kurang lebih ada 1.200 sampah botol plastik yang digunakan untuk membuat pohon natal dan tempat sampah yang ditempatkan di halaman sekolah," katanya.

Ia menjelaskan, para siswa sudah sejak lama menerapkan gaya hidup tanpa sampah plastik dengan membawa botol air dan mengisi ulang air minum di sekolah.

Sampah botol plastik yang digunakan untuk membuat pohon natal dibawa dari rumah masing-masing atau dikumpulkan dari kantin sekolah setelah disortir.

Setiap kelas katanya, menyiapkan sekitar 300 botol plastik. Botol-botol itu kemudian dijadikan ekobrick tempat sampah dan sisanya untuk bahan baku pohon natal.

Sementara untuk pohon natal ada sekitar 600 botol plastik yang dipakai, sampah plastik juga dijadikan kerangka pohon natal kerucut.

"Anak-anak kumpulkan botol plastik lalu mereka kreasi sendiri. Kami sebagai fasilitator hanya memandu memberikan materi kepada mereka sampai menjadi produk," katanya.

Menurut Herman, kreasi berbahan sampah plastik ini tak semata sebagai tujuan akhir program Projek penguatan profil pelajar Pancasila, tetapi melatih kerja sama dan kebersamaan siswa.

Para siswa diajarkan untuk peka, solutif, juga mampu beradaptasi dengan orang lain. Mengembangkansoft skilldan kepekaan terhadap lingkungan.

"Kolaborasi siswa ini kami nilai kerja sama mereka. Anak-anak ini kan mereka ada sifat individualistisnya, karena itu mereka diajarkan kepekaan terhadap lingkungan juga merangsang nilai estetik," Katanya.

Pihaknya berharap, anak-anak dapat belajar dan terus mempraktikkan nilai baik kepada lingkungan sosial, juga menjadi contoh bagi siswa di sekolah lain.

Bagi tim guru dan fasilitator, untuk menciptakan generasi unggul perlu dimulai dari kebiasaan-kebiasaan kecil. Salah satunya kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.