Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Konsumsi Pemerintah dan Ekspor Tahan Laju Pertumbuhan Ekonomi Jakarta

📅 Rabu, 29 Nov 2023, 23:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Inflasi Jakarta 2024 juga diprakirakan akan tetap terkendali, dengan sasaran inflasi yang semakin rendah, yaitu sebesar 2,5±1 persen. Namun demikian, masih terdapat sejumlah risiko yang perlu diwaspadai, antara lain perlambatan ekonomi global, berlanjutnya ketegangan geopolitik, serta masih tingginya inflasi global dan Fed Fund Rate.

Oleh karena itu, diperlukan komitmen dan sinergi kebijakan yang kuat dalam menghadapi berbagai risiko tersebut, diantaranya melalui tiga strategi utama. Pertama, memperkuat peran Jakarta sebagai lokomotif utama perekonomian nasional.

Kedua, memperkuat sinergi TPID, melalui penguatan program GNPIP seperti perluasan Kerjasama Antardaerah, Digital Urban Farming, dan kampanye bijak berkonsumsi. Penguatan sinergi TPID dalam pengendalian inflasi termasuk dengan daerah sekitarnya terutama Bodetabek.

Ketiga, memperkuat eksosistem digital yang juga menyasar pada sektor ekonomi potensial seperti pariwisata, pendidikan, dan kesehatan.

"Selain itu, juga diperlukan inovasi kebijakan dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, ekonomi dan keuangan hijau, serta UMKM guna mewujudkan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,"pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Tenun Sumba Berpotensi Besa...

PSIM Mempertahankan Empat Legiun Asing

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSIM Mempertahankan Empat L...

Menteri Keuangan Sambangi PBNU

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Menteri Keuangan Sambangi PBNU
Daerah
Perairan Sulawesi Tenggara ...
Mundur dari Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Temui Prabowo

Mundur dari Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Temui Prabowo

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.