Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konsumsi Pemerintah dan Ekspor Tahan Laju Pertumbuhan Ekonomi Jakarta

📅 Rabu, 29 Nov 2023, 23:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Konsumsi Pemerintah dan Ekspor Tahan Laju Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Doc: Istimewa
Ket. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Sahminan dalam Pertemuan Tahunan BI 2023 di Jakarta, Rabu (29/11)

JAKARTA-Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta (KPw BI Prov. DKI Jakarta) menegaskan perlunya sinergitas dalam mendorong perekonomian Jakarta. Hal itu diperlukan untuk memperkuat ketahanan dan kebangkitan ekonomi nasional.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Sahminan, menyampaikan, di tengah dinamika dan tingginya ketidakpastian ekonomi global, perekonomian Jakarta pada triwulan III 2023 tetap tumbuh kuat, mencapai 4,93 persen (yoy).

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga menjadi penopang utama yang didorong oleh mobilitas yang lebih tinggi dan maraknya pelaksanaan Meetings, Incentives, Conferences and Exhibitions (MICE) serta berbagai event nasional dan internasional.

"Investasi juga tetap tumbuh tinggi sejalan dengan berlanjutnya proyek strategis pemerintah dan swasta. Di sisi lain, konsumsi Pemerintah dan ekspor menjadi penahan laju pertumbuhan lebih tinggi,"ungkapnya dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) tahun 2023 pada Rabu, (29/11)

Dari sisi lapangan usaha (LU) terangnya, beberapa sektor utama dengan pangsa terbesar di Jakarta turut mendorong tingginya pertumbuhan ekonomi. LU infokom menjadi sektor dengan kontributor tertinggi sejalan dengan semakin meningkatnya pemanfaatan teknologi digital serta semakin menggeliatnya industri perfilman di Jakarta.

Pertumbuhan ekonomi Jakarta yang kuat juga didukung oleh perbaikan intermediasi perbankan dan stabilitas sistem keuangan yang tetap terjaga. Hal ini tercermin dari peningkatan kredit, khususnya kredit investasi, sementara rasio kredit bermasalah / Non Performing Loan (NPL) juga cukup rendah, di bawah 2 persen.

Inflasi Jakarta terkendali dalam sasaran inflasi 3±1 persen sebesar 2,08 persen (yoy) pada Oktober 2023, lebih rendah dari inflasi nasional (2,56 persen, yoy) maupun gabungan kota di Jawa. "Terjaganya inflasi Jakarta, merupakan hasil nyata dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dan Pemerintah dalam TPIP dan TPID, utamanya melalui penguatan program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP),"ujar Sahminan.

Keberhasilan Jakarta dalam mengendalikan inflasi mendapatkan apresiasi berupa penghargaan TPID Award 2022 Kategori Provinsi Terbaik Wilayah Jawa-Bali, dan penghargaan insentif fiskal dari Kemendagri atas pengendalian inflasi daerah periode semester I dan II 2023.

KPw BI Provinsi DKI Jakarta sebagai mitra pemerintah daerah turut mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta yang kuat pada tahun 2023 melalui beberapa kegiatan flagship antara lain Jakarta Kreatif Festival, Jakarta Investment Forum dan Investment Outreach di Jakarta dan Tokyo, serta Jakarta Economic Forum (JEF).

Tidak hanya itu, Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta juga secara konsisten berupaya memperkuat sektor rill melalui pengembangan UMKM dan pengembangan usaha di Pondok Pesantren. "KPwBI DKI Jakarta berkolaborasi dengan berbagai pihak menciptakan ekosistem usaha yang terintegrasi melalui tiga pilar, yaitu penguatan korporatisasi, peningkatan kapasitas, dan akses pembiayaan,"ucap Sahminan

Dalam rangka memperkuat ekosistem digital, KPw BI Provinsi DKI Jakarta juga berkolaborasi dengan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi (TP2DD) mendorong elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah serta digitalisasi transportasi dan bantuan sosial, salah satunya melalui perluasan penggunaan QRIS.

Selama periode Januari-Oktober 2023, jumlah pengguna baru QRIS di Jakarta mencapai 995,9 ribu, sehingga secara akumulasi telah mencapai 5,5 juta atau 12,7 persen pangsa nasional. Adapun dari sisi volume, tercatat sebesar 592,2 juta transaksi. Pencapaian tersebut berhasil mengantarkan DKI Jakarta memperoleh apresiasi dengan memperoleh penghargaan TP2DD Award 2023 kategori Provinsi Terbaik Wilayah Jawa dan dan Bali.

Di tengah masih tingginya ketidakpastian ekonomi global, perekonomian Jakarta pada tahun 2024 diperkirakan masih akan tumbuh kuat, yaitu pada kisaran 4,8-5,6 persen. Prakiraan tersebut didukung oleh masih optimisnya keyakinan konsumen, semakin tingginya aktivitas MICE dan event, serta berlanjutnya proyek strategis Pemerintah dan swasta.

Inflasi Terkendali

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Dahlah paling bener emg kudu dihimbau sih masyarakat ...
    Haturnuhun pak Agus, sim Kuring setuju Jeung bapak.
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Ekonomi
Dibayangi "Profit Taking", ...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp61.350/...
Daerah
Cegah Puso, BMKG Ingatkan P...
Ekonomi
Investor Masih “Wait and ...

BPBD: Tangsel Alami Krisis Air Bersih

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
BPBD: Tangsel Alami Krisis ...

Pemkot Bekasi Bagikan Kacamata Gratis untuk Siswa

51 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Kacam...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.