Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemensos Optimalkan Lumbung Sosial

📅 Selasa, 28 Nov 2023, 03:00 WIB | Oleh:
Kemensos Optimalkan Lumbung Sosial Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Menteri Sosial Tri Rismaharini (kanan) menyaksikan Rafasha menggunakan sepeda yang diberikannya di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/11).

BEKASI - Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini, mengatakan mengoptimalkan lumbung sosial untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi. Optimalisasi diutamakam di daerah-daerah langganan banjir.

"Kita top up semua lumbung-lumbung sosialnya di Kalimantan, Aceh, di sepanjang Pantura mulai Subang, Karawang, dan sebagainya sampai Pekalongan-Semarang itu sudah kita top up," ujar Risma, usai mengunjungi Sentra Terpadu Pangudi Luhur, di Bekasi, Senin (27/11).

Risma mengatakan, persiapan lumbung sosial sudah dilakukan sejak dua bulan lalu. Pihaknya pun sudah memetakan titik-titik rawan bencana hidrometeorologi, termasuk melalui laporan ke Command Center Kemensos.

Mensos menambahkan, pihaknya juga akan membantu penyediaan peralatan. Hal ini untuk mendorong masyaeakat bergerakandiri tanpa tergantung penanganam dari pemerintah pusat. "Jadi begitu ada (banjir) mereka langsung bisa gerak-gerak sendiri," tandasnya.

Kondisi Cuaca

Secara terpisah, Deputi Bidang Meteorologi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Guswanto, mengatakan, perkembangan kondisi cuaca dan iklim di seluruh wilayah Indonesia yang saat ini menunjukkan adanya signifikansi dinamika atmosfer. Hal ini dapat berdampak pada potensi peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah di Indonesia. "Adapun periode 25 November-1 Desember 2023 berpotensi Hujan Sedang-Lebat," jelasnya.

Dia merekomendasikan pihak-pihak terkait untuk mengantisipasi peningkatan curah hujan. Hal tersebut penting untuk mencegah bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, banjir bandang, angin kencang, puting beliung dan gelombang tinggi.

Guswanto merekomendasikan untuk penyiapan kapasitas infrastruktur dan kesiapan sistem tata kelola sumber daya air. Penataan lingkungan dan program penghijauan secara lebih masif juga harus dilakukan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak melakukan pemotongan lereng atau penebangan pohon yang tidak terkontrol.

"Lakukan pemangkasan dahan dan ranting pohon yang rapuh serta menguatkan tegakan/tiang, serta papan reklame/baliho agar tidak roboh tertiup angin kencang," katanya.

Guswanto menekankan pentingnya sosialisasi, edukasi, dan literasi secara lebih masif harus untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian Pemerintah Daerah, masyarakat serta pihak terkait. Hal ini untuk pencegahan/pengurangan risiko bencana hidrometeorologi.

"Koordinasi, sinergi, dan komunikasi antar pihak terkait untuk kesiapsiagaan antisipasi bencana hidrometrorologi juga harus diintensifkan," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.