Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inggris Deteksi Kasus Pertama Flu Babi Strain Baru pada Manusia

📅 Selasa, 28 Nov 2023, 09:03 WIB | Oleh:
Inggris Deteksi Kasus Pertama Flu Babi Strain Baru pada Manusia Doc: AFP/Luis Acosta
Ket. WHO mengatakan pada 2020, 18.500 orang meninggal karena apa yang disebut "flu babi", atau H1N1, yang pertama kali ditemukan di Meksiko dan Amerika Serikat pada Maret 2009.

LONDON - Para pejabat kesehatan Inggris sedang menyelidiki kasus pertama yang dikonfirmasi mengenai jenis flu babi baru di Inggris.

BBC melaporkan, infeksi A(H1N2)v terdeteksi dalam tes skrining flu rutin di klinik dokter umum di North Yorkshire.

Para pejabat mengatakan orang tersebut mengalami gejala pernafasan, penyakit ringan dan telah pulih sepenuhnya.

Mereka diketahui tidak pernah menangani babi dan penyelidikan akan dilakukan untuk mengetahui dari mana asal infeksi tersebut dan risikonya terhadap kesehatan manusia.

Infeksi virus flu babi pada manusia memang terjadi, 50 kasus A(H1N2)v dilaporkan secara global dalam 20 tahun terakhir.

Satu kasus dilaporkan di Amerika Serikat pada Agustus lalu.

Para pejabat kesehatan mengatakan, infeksi yang ditemukan di Inggris sedikit berbeda dengan kasus flu babi pada manusia yang terjadi baru-baru ini secara global, namun mirip dengan virus pada babi di Inggris.

Pada 2009, terjadi pandemi flu babi pada manusia yang disebabkan oleh virus yang menyebar pada babi, burung, dan manusia.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) mengatakan, pihaknya berencana meningkatkan pengawasan melalui klinik dokter umum dan rumah sakit di beberapa bagian North Yorkshire di mana kasus tersebut terdeteksi.

Meera Chand, direktur insiden badan tersebut mengatakan, "Kami bekerja dengan cepat untuk melacak kontak dekat dan mengurangi potensi penyebaran.

Sesuai dengan protokol yang ditetapkan, penyelidikan sedang dilakukan untuk mempelajari bagaimana individu tersebut tertular infeksi dan untuk menilai apakah ada kasus terkait lebih lanjut.

Menteri Kesehatan yang baru, Victoria Atkins, mengatakan individu tersebut diidentifikasi melalui program penyaringan dan pemantauan yang "menyeluruh dan ekstensif" yang dijalankan oleh UKHSA.

Orang dengan gejala mirip flu disarankan untuk menghindari kontak dengan orang lain, terutama mereka yang berusia lanjut atau rentan, dengan kondisi kesehatan lain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.