'Ngayogjazz' 2023 Suguhkan Berbagai Kearifan Lokal Khas Yogyakarta
📅 Senin, 27 Nov 2023, 17:51 WIB | Oleh: Tim Penulis"Perkawinan" Genre
Eva Celia juga mengapresiasi penyelenggaraan Mldspot dalam ajang Ngayogjazz 2023 itu. Antusiasme penonton yang luar biasa membuat dirinya bersemangat untuk menyajikan penampilan yang apik, terlebih ini merupakan penampilan perdananya di Ngayogjazz. Suasana perdesaan yang asri semakin menambah unik konsep Mldspot Stage Bus yang dihadirkan oleh Mldspot.
Meski namanya Ngayogjazz, sejumlah musisi penampil di acara ini tidak melulu membawakan musik jazz. Beberapa dari musisi "mengawinkan" genre jazz dengan pop, alternative/indie, rock, hingga keroncong.
Sejumlah line-up musisi yang tampil di Ngayogjazz pun beragam. Mereka adalah musisi lokal yang berasal dari berbagai daerah di Yogyakarta dan kota-kota sekitarnya, seperti Totok Tewel, Petik Cantik Nusantara, Kartabaya, Sinten Remen, Trie Utami, Trenggalek, Jazztilan Ponorogo, Kretek Beats, Etawa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lalu, FJazzC, WinterBreeze (Jazz Ngisoringin Semarang), Sirkus Barocks x Iksan Skuter, Monday feat Tevy (Solo Jazz Society), Kemizan Jazz Malang, Novan, TheBluemate (komunitas Jazz Magelang), dan beberapa lainnya.
Selain itu, Ngayogjazz juga menghadirkan sejumlah musisi profesional dan ternama dari mancanegara, seperti PeliPe Jazz Activity, Huaton Dixie, Boteco Quintet, Samy Thiebault. Kemudian, Felipe Cabrera, KOEN the guitar band, Kevin Yosue Quarter, Tom van der Zaal Quartet, dan lain-lain.
Selain musik dan kesenian, salah satu hal yang ditunggu-tunggu para penikmat musik dan festival di Ngayogjazz adalah Pasar Jazz. Dalam setiap pergelaran Ngayogjazz, Pasar Jazz selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berbagai lapak yang sebagian berasal dari warga desa sekitar menyajikan berbagai kebutuhan para penonton Ngayogjazz, mulai dari jajanan berupa makanan dan minuman yang menggugah selera, pernak-pernik dan merchandise sebagai oleh-oleh, dan banyak lainnya.
Sejak Ngayogjazz digelar pertama kali pada 2007, festival ini dipercaya memiliki daya tarik tersendiri karena selalu diadakan di berbagai desa sebagai venue pertunjukan. Antusiasme para pengunjung yang menonton dan berkunjung ke festival ini selalu tinggi dari tahun ke tahun.
Sejarahnya, Ngayogjazz"merupakan perkembangan festival musik jazz yang sudah terbentuk sejak lama. Sebelum Ngayogjazz, ada Festival Jazz Gayeng yang sudah diadakan sejak 2001. Barulah enam tahun kemudian, Ngayogjazz muncul dengan konsep yang sangat unik.
Ngayogjazz selalu melibatkan warga desa sebagai mitra kerja (stakeholders). Tujuannya, yakni mengeksplorasi desa sebagai ruang berkesenian dan juga mengelaborasi pertunjukan seni tradisional dengan jazz.
Hal ini menjadi sesuatu hal yang baru, ketika masyarakat penikmat musik, musik jazz khususnya, bisa datang ke desa dan melihat pertunjukan yang sangat berkelas. Ant/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!