Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perjalanan Cinta Sang Penulis si 'Jatuh Cinta Seperti di Film-Film'

📅 Minggu, 26 Nov 2023, 18:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perjalanan Cinta Sang Penulis si 'Jatuh Cinta Seperti di Film-Film' Doc: ANTARA/Imajinari

Bagaimana bila seorang penulis naskah drama merasakan jatuh cinta, apakah akan seperti dalam drama yang dia tulis? Inilah yang ingin dituangkan oleh sutradara Yandy Laurens dalam Jatuh Cinta Seperti di Film-Film akan segera tayang di bioskop Indonesia pada 30 November 2023.

Film bergenre drama romantis ini berkisah tentang seorang penulis naskah bernama Bagus Rahmat (Ringgo Agus Rahmat). Bagus, yang dikenal sebagai penulis cerita film adaptasi ini pun akhirnya mendapat kesempatan untuk menulis film asli miliknya dan sedang berusaha mencari ide cerita menarik untuk karyanya itu.

Singkat cerita, Bagus pergi menjelajah salah satu kota di Pulau Jawa untuk menemukan inspirasi menulisnya. Tanpa sengaja, Bagus bertemu kembali dengan teman SMA sekaligus cinta pertamanya, yakni Hana (Nirina Zubir).

Pertemuan itu pun menciptakan debaran baru bagi Bagus. Dari pertemuan ini, mereka banyak berbincang seputar kehidupan masing-masing dan cerita Hana yang baru empat bulan ditinggal mati oleh suaminya karena sakit.

Bagus pun semakin intens bertemu dengan Hana untuk mendekatinya sekaligus menulis cerita Hana untuk naskah filmnya, dengan dalih ingin mencari inspirasi menulis. Dengan senang hati Hana bersedia membantu Bagus dan menjadi lebih dekat tanpa disadarinya.

Di tengah-tengah penulisan naskahnya, Bagus bertengkar hebat dengan Hana dan sempat membuatnya berhenti dari urusan menulis. Naskah yang dibuat berdasarkan ceritanya dan Hana ini pun menjadi berantakan, padahal Bagus perlu menyelesaikan naskahnya dalam waktu dekat.

Oleh karena itu, Bagus membuat sisa cerita naskah filmnya berdasarkan imajinasinya belaka dan lagi-lagi membuat segalanya menjadi berubah, termasuk hubungan intrapersonalnya dengan Hana.

Saat naskah film yang diadaptasi langsung dari kisah cintanya dengan Hana telah memasuki proses syuting, Bagus menjadi mengerti di mana letak kesalahan hubungan mereka. Sayangnya, semua itu telah terlambat saat dirinya mencoba memperbaiki hal ini bersama Hana. Akankah semua hal berjalan baik untuk dirinya maupun Hana?

Membuat film di dalam film menjadi film

Dalam film ini, karakter utama yang berperan penting sebagai penggerak cerita adalah Bagus sang penulis naskah film. Penonton akan mengerti bagaimana Bagus menceritakan kisah kesehariannya selepas bertemu kembali dengan Hana.

Pada bagian awal film, penonton akan diajak belajar membuat naskah film berdasarkan sudut pandang penulisnya. Di sini, Bagus menceritakan awal pertemuannya dengan Hana yang menjadi landasan ide cerita untuk film baru bergenre romantis.

Sebagai pria yang akhirnya bertemu dengan mantan cinta pertamanya di masa sekolah, Bagus memiliki fantasi romansa yang sebenarnya cukup klise dan tidak sesuai dengan pandangan Hana.

Ada beberapa hal yang membuat tindakan Bagus justru menegaskan bahwa dirinya egois, meskipun tindakan tersebut didasari rasa cintanya pada Hana.

Fantasi romansa yang diimajinasikan Bagus kerap dipatahkan oleh realitas berpikir dari Hana. Menurut Hana, impian Bagus untuk membuat film romansa dengan pemain berusia akhir 30-an adalah sesuatu yang mustahil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
PLN Libatkan 26 UMKM pada P...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.