Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Singapura Luncurkan Obat Kumur yang Dapat Bantu Kurangi Penyebaran Covid-19

📅 Sabtu, 25 Nov 2023, 00:09 WIB | Oleh:
Singapura Luncurkan Obat Kumur yang Dapat Bantu Kurangi Penyebaran Covid-19 Doc: istimewa
Ket. Obat kumur.

SINGAPURA - Singapura pada Kamis (23/11), meluncurkan, obat kumur antiseptik dengan sifat anti-virus, dapat digunakan untuk membantu mengurangi penyebaran virus seperti Covid-19.

Dikutip dari The Straits Times, produk ini dikembangkan oleh National Dental Centre Singapore (NDCS) dan merek perawatan mulut lokal, Pearlie White.

"Obat kumur menekan viral load di mulut, sehingga mengurangi kemungkinan virus menyebar melalui air liur," kata peneliti utama di National Dental Research Institute Singapore (NDRIS), Jaya Seneviratne.

Namun virus ini masih bisa menular melalui cara lain, misalnya melalui saluran pernapasan dari hidung.

Pearlie White Defenze Antiseptic Fluoride Mouthrinse, diluncurkan pada Pertemuan Ilmiah Tahunan Asosiasi Peneliti Gigi Internasional ke-37 , Pertemuan Ilmiah Tahunan Asia Tenggara dan Simposium Kesehatan Mulut Internasional ke-2.

Semuanya dimulai pada tahun 2020, ketika Seneviratne, yang terinspirasi oleh kerja sukarelanya di asrama pekerja migran, melakukan uji klinis acak pertama untuk mempelajari kemanjuran obat kumur dalam mengurangi virus Covid-19 di air liur, yang dikenal sebagai seperti SARS CoV-2.

Uji klinis menunjukkan obat kumur komersial yang mengandung cetylpyridinium klorida (CPC) secara efektif menekan tingkat SARS CoV-2 dalam air liur dalam waktu lima menit setelah penggunaan. Efek ini bertahan hingga enam jam setelah digunakan. Sejak itu telah dilakukan penelitian serupa yang menunjukkan hasil yang sama.

"Obat kumur yang baru diluncurkan ini menggabungkan bahan-bahan yang membantu melawan kerusakan gigi dan bau mulut, menjadikannya produk yang dapat digunakan setiap hari," kata pendiri Pearlie White, Andy Ong.

Dalam siaran pers bersama, wakil kepala eksekutif NDCS untuk penelitian dan pendidikan, Marco A. Peres, mengatakan mereka berjanji untuk mengelola penyebaran virus yang ditularkan melalui aerosol.

"Obat kumur akan mengurangi infeksi silang secara keseluruhan antara pasien dan petugas kesehatan dan memberikan manfaat dalam kondisi klinis yang menimbulkan aerosol, seperti intubasi untuk anestesi umum. Inovasi ini dapat semakin melindungi dokter gigi dan penyedia layanan kesehatan gigi dari risiko infeksi melalui aerosol yang dihasilkan selama perawatan gigi," kata Peres.

Pada pertemuan sekaligus simposium, kepala dokter gigi Singapura, Chng Chai Kiat, mengatakan penelitian translasi di balik obat kumur baru adalah contoh bagus dari kolaborasi yang memanfaatkan pengetahuan terbaik dari kedua belah pihak, yaitu keahlian dalam penelitian kesehatan mulut dan penelitian mendalam.

Menurut dia, pengetahuan dan pengalaman industri untuk memformulasi obat kumur unik yang akan bermanfaat bagi masyarakat luas.

"Ini bebas alkohol, bersertifikat halal dan dibuat di Singapura, dan mengandung bahan-bahan yang melawan bau mulut dan kerusakan gigi," kata Ong tentang produk baru seharga 14,9 dollar Singapura ini.

Obat kumur dalam botol 750 milliter ini dapat mengurangi kemungkinan virus menyebar melalui air liur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.