Haedar Nashir: Pemimpin Baru Bawa Mandat Rakyat yang Tak Ringan
📅 Sabtu, 25 Nov 2023, 01:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari
SURABAYA - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan siapa pun pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) terpilih dalam Pilpres 2024 nanti mendapat mandat rakyat memiliki sehingga memiliki tanggung jawab besar dalam memimpin bangsa Indonesia.
"Siapa pun yang mendapat mandat rakyat, maka memiliki tanggung jawab yang tidak ringan, karena perlu membawa Indonesia dengan seluruh Tanah Air," kata Haedar saat membuka Dialog Publik Muhammadiyah bersama Calon Pemimpin Bangsa secara virtual di Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/11).
Haedar berharap agar pasangan calon presiden dan calon wakil presiden terpilih nantinya bisa mengutamakan kepentingan bangsa Indonesia di atas kepentingan lain, termasuk kepentingan dinasti.
Tak hanya itu, dia juga berharap capres-cawapres terpilih dapat benar-benar menjadi negarawan, selain juga menjalankan konstitusi bangsa Indonesia. "Kami berharap para capres dan cawapres, selain menjalankan cita-cita konstitusi dalam memimpin cita-cita, benar-benar menjadi negarawan sejati. Bukan hanya kepala pemerintahan, tetapi juga menjadi kepala negara yang tegak lurus di atas kepentingan diri, kroni, dinasti, dan kepentingan sempit lainnya," jelasnya.
Haedar mengatakan Dialog Publik Muhammadiyah merupakan upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Muhammadiyah membuka ruang komunikasi dan diskusi untuk ketiga pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam memberikan gagasan mereka untuk membawa Indonesia maju.
Sebaiknya Anda baca juga:
Oleh karena itu, kata Haedar, Muhammadiyah menilai pemilu bukan hanya merebut hati rakyat dan menduduki jabatan pemerintah, tetapi juga pada saat yang sama mampu membawa mandat utama selama menduduki jabatan tersebut.
"Mulai dari mewujudkan visi dan misi negara sesuai UUD Negara RI Tahun 1945 serta nilai dasar Pancasila sebagai konstitusi Indonesia. Sehingga, siapa pun capres-cawapres yang terpilih, maka bukan hanya dalam cita-cita dan visi dan misi sendiri," jelasnya.
Selanjutnya, Haedar mengatakan Pemilu 2024 bisa dijaga bersama agar berjalan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil, bermartabat, beretika, dan menjunjung tinggi kebenaran, kebaikan, kepatutan, sekaligus tegak lurus dengan segala aturan berlaku.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!