Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BRIN Sebut Teknologi Ozon Jadi Solusi Kurangi Sampah Makanan

📅 Sabtu, 25 Nov 2023, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
BRIN Sebut Teknologi Ozon Jadi Solusi Kurangi Sampah Makanan Doc: ANTARA/Sugiharto Purnama
Ket. Konsumen berbelanja sayuran segar pada sebuah pusat perbelanjaan di Depok, Jawa Barat, Kamis (7/9/2023).

Jakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan teknologi ozon yang dipakai untuk pengawetan bisa menjadi solusi untuk mengurangifood lossatau sampah makanan terutama dari pasca panen.

Periset Teknologi Tepat Guna BRIN Anto Tri Sugiarto dalam keterangan di Jakarta, Jumat, mengatakan ozon lebih baik dari ultraviolet dalam membunuh mikroba, virus, jamur hingga bakteri, sehingga hasil pertanian bisa disimpan lebih lama.

"Gas ozon merupakanallotropesebagai bentuk lain dari gas oksigen dan dari prosesnya secara alami terbentuk di alam," kata Anton.

Komoditas hortikultura mengalami kehilangan hasil pertanian sekitar 35 persen, bahkan bisa mencapai 50 persen. Pada masa penyimpanan produk pertanian mengalami penurunan mutu berkaitan langsung dengan perubahan sifat fisik, kimia maupun mikrobiologi.

Oleh karena itu, teknologi penanganan produk pertanian untuk mempertahankan mutu, kesegaran, dan keamanan menjadi sangat penting mengingat adanya peningkatan tuntutan konsumen yang ingin produk pertanian lebih berkualitas, kondisi segar serta aman.

Anto menjelaskan bahwa ozon memiliki efek bakterisida kuat yang mampu menghancurkan mikroorganisme, seperti virus dan bakteri. Bahkan, ozon dalam bentuk nano dapat meningkatkan transfer massa ozon dan efektivitas dalam oksidasi serta penghilangan patogen berbahaya.

"Teknologi airnanobubbleozon dapat mengurangi residu pestisida dan memperpanjang umur simpan," ucapnya.

Lebih lanjut Anto mengungkapkan bahwa Indonesia termasuk negara produsen pertanian, tetapi banyak membuang produk pertanian yang mengakibatkan impor pangan.

Setiap penduduk Indonesia menghasilkanfood loss300 kilogram per tahun. Kondisi itu lantas menempatkan Indonesia berada pada urutan ketigafood lossdanfood waste. terbesar dunia setelah Arab Saudi dan Amerika Serikat.

Aplikasi ozon gas maupun cair mampu menghilangkan kontaminasi pestisida dan menginaktivasi mikroorganisme. Kontribusi teknologi ozon terhadapfood lossdanfood wastemulai dari penanaman (pupuk), pasca panen, penyimpanan, distribusi sampai ke tempat konsumen mencapai 5 hingga 20 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.