Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ladang Tenaga Surya Terbesar di Dunia Mulai Beroperasi di UEA

📅 Jumat, 24 Nov 2023, 00:02 WIB | Oleh:
Ladang Tenaga Surya Terbesar di Dunia Mulai Beroperasi di UEA Doc: KARIM SAHIB/AFP
Ket. Ladang Tenaga Surya Al Dhafra, di Uni Emirat Arab.

ABU DHABI - Uni Emirat Arab (UEA) baru-baru ini telah mengoperasikan Ladang Tenaga Surya Al Dhafra yang terletak 22 mil di luar Abu Dhabi, menjadi instalasi tenaga surya satu lokasi terbesar di planet ini.

Dikutip dari News Readcek, dengan menghasilkan lebih dari dua gigawatt listrik ramah lingkungan yang berasal dari matahari, instalasi tenaga surya yang besar ini diharapkan mampu memberikan listrik kepada hampir 200.000 rumah tangga, sekaligus menghilangkan 2,4 juta ton emisi karbon setiap tahunnya.

UEA dalam sebuah pernyataan menyatakan proyek ini menciptakan lebih dari 4.500 pekerjaan selama masa puncak instalasi dan pembangunan. Pembangkit listrik tenaga surya mulai beroperasi tepat sebelum dimulainya COP-28, Konferensi Perubahan Iklim PBB, yang juga berlangsung di Uni Emirat Arab.

Meskipun beberapa orang mengeluh bahwa negara kaya minyak seperti UEA masih sangat bergantung pada bahan bakar fosil, sangatlah mengesankan melihat investasi energi terbarukan sebesar Al Dhafra.

Terus Berkembang

Hingga saat ini, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) menyumbang sekitar 4,5 persen dari pembangkitan energi global dan terus berkembang, meskipun dunia akan membutuhkan lebih banyak lagi di tahun-tahun mendatang jika kita ingin mencegah bencana perubahan iklim yang paling dramatis.

Pengembangan energi yang ramah lingkungan ini juga terus dilakukan di sejumlah negara. Sebelumnya dikutip dari Antara, Daerah Otonom Mongolia Dalam, di Tiongkok Utara, berencana meningkatkan kapasitas energi baru terpasangnya menjadi lebih dari 150 juta kilowatt pada 2025 atau naik lebih dari dua kali lipat dibandingkan level 2022.

Ini berarti kapasitas terpasang pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) di wilayah tersebut akan mencapai 98 juta kilowatt, dan kapasitas terpasang PLTS akan mencapai 52 juta kilowatt pada 2025, kata pemerintah daerah itu pada Senin (20/11).

Pada 2025, menurut pemerintah daerah setempat, Mongolia Dalam akan mampu menghasilkan 300 miliar kWh listrik dari energi baru.

Daerah itu lebih lanjut menargetkan untuk meningkatkan kapasitas energi baru terpasangnya hingga melebihi 300 juta kilowatt dan produksi listrik energi baru tahunannya menjadi hampir 600 miliar kWh pada 2030.

Mongolia Dalam memiliki sumber daya angin dan matahari yang melimpah. Kapasitas terpasang energi baru di daerah itu telah mencapai 61,82 juta kilowatt per akhir 2022 lalu, menempati peringkat ketiga di Tiongkok, sementara produksi listrik energi barunya yang mencapai 133,5 miliar kWh menempati peringkat pertama di tingkat nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kombinasi El Nino Kuat & Monsun Australia! Sulut Terancam Kemarau Ekstrem dan Karhutla Parah!
    Preview komentar:
    Kontak Call Center Resmi Bank Neo? Segera hubungi WhatsApp ...
    Kontak Call Center Resmi Bank Neo? Segera hubungi WhatsApp ...
  • Merubah Ruang Publik Menjadi Panggung Seni dan Budaya
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
  • Bikin Haru! Sukses Pukau Upacara HUT RI, Anak-Anak SDN Cibatok Dihadiahi Liburan ke Taman Safari!
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
    Berapa WA Bank Neo? Nomor WhatsApp resmi BNC 'Neobank' ...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.