Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunakan Kembali Kemasan Plastik Bisa Kurangi Emisi hingga 69 Persen

📅 Jumat, 24 Nov 2023, 00:00 WIB | Oleh:
Gunakan Kembali Kemasan Plastik Bisa Kurangi Emisi hingga 69 Persen Doc: TONY KARUMBA / AFP
Ket. Kemasan yang dapat digunakan kembali tidak hanya menurunkan emisi perusahaan tetapi juga dapat menurunkan biaya beberapa barang.

LONDON - Hasil studi yang dilakukan oleh lembaga nirlaba Ellen MacArthur Foundation, pada Kamis (22/11), menyebutkan meluasnya penerapan kembali dan penggunaan ulang kemasan plastik dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 69 persen.

Dikutip dari The Straits Times, skema seperti ini tidak hanya menurunkan emisi perusahaan, namun juga dapat menurunkan biaya beberapa barang, menurut penelitian yang mencakup lebih dari 60 organisasi termasuk pemerintah nasional dan perusahaan barang konsumen.

Yayasan tersebut, sebuah kelompok amal yang dikenal mempromosikan ekonomi sirkular yang mengurangi produksi dan konsumsi, melakukan penelitian ini dalam kemitraan dengan Systemiq, sebuah perusahaan berbasis di Inggris yang berfokus pada bisnis berkelanjutan, dan konsultan lingkungan Eunomia.

Penelitian tersebut, yang diterbitkan pada saat upaya PBB untuk mewujudkan perjanjian pertama di dunia untuk mengendalikan polusi plastik tidak menunjukkan kemajuan, menyerukan perubahan sistemis untuk membendung dan membalikkan sampah plastik pada produk minuman, produk perawatan pribadi, makanan segar, dan minuman.

Paling Ambisius

Dalam skenario paling ambisius yang disebut perubahan sistem, skema penggunaan kembali dapat mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 35 persen hingga 69 persen, penggunaan air sebesar 45 persen hingga 70 persen, dan penggunaan material sebesar 45 persen hingga 76 persen.

"Namun, skema simpanan kemungkinan menjadi kunci untuk mencapai target tersebut dengan mendorong tingkat pengembalian yang tinggi," tambahnya.

Dalam skenario perubahan sistem, jika konsumen menerima kembali 20 sen euro (29 sen Singapura) ketika mereka mengembalikan kemasan ke penjual. Hal ini akan menyebabkan biaya bersih yang jauh lebih rendah untuk botol minuman dan perawatan pribadi yang dapat dikembalikan dibandingkan dengan opsi sekali pakai.

"Namun untuk mencapai tingkat pengembalian yang tinggi dan menjadikan skema penggunaan kembali kompetitif, infrastruktur pengumpulan bersama, pengemasan dan pengumpulan yang terstandardisasi, penggunaan kemasan bersama oleh beberapa pemain, diperlukan," kata penelitian ini.

"Sekarang tekanannya ada pada pembuat kebijakan dan para pemimpin bisnis di sektor barang konsumsi yang bergerak cepat untuk mengubah praktik mereka," kata Jean-Pierre Schwetizer, manajer ekonomi sirkular di Biro Lingkungan Eropa, dalam studi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.