Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Intelijen Korsel Sebut Rusia Berada di Balik Keberhasilan Peluncuran Satelit Korut

📅 Kamis, 23 Nov 2023, 15:27 WIB | Oleh:
Intelijen Korsel Sebut Rusia Berada di Balik Keberhasilan Peluncuran Satelit Korut Doc: France24/Reuters/KCNA
Ket. Roket Chollima-1 jenis baru yang membawa satelit pengintai yang disebut Malligyong-1 lepas landas dari landasan peluncuran di lokasi peluncuran satelit Sohae, Tongchang-ri, barat laut Korea Utara pada 21 November 2023, dalam foto yang dirilis berikutnya oleh Kantor Berita Pusat resmi Korea Utara.

SEOUL - Korea Utara diyakini telah menerima bantuan teknologi dari Rusia untuk keberhasilan peluncuran satelit mata-mata militer minggu ini, kata badan intelijen Korea Selatan seperti dikutip Yonhap, Kamis (23/11).

Badan Intelijen Nasional (NIS) memberikan penilaian tersebut dalam pertemuan tertutup komite intelijen parlemen, dan mengatakan yakin satelit Korea Utara telah berhasil memasuki orbit, menurut Anggota Parlemen Yoo Sang-bum dari partai berkuasa, Partai Kekuatan Rakyat.

"Kami yakin ada bantuan Rusia di balik kesuksesan ini," kata NIS.

Intelijen menunjukkan, setelah pertemuan puncak yang jarang terjadi pada September lalu antara pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden Rusia Vladimir Putin, Pyongyang memberikan data dari dua upaya peluncuran satelitnya yang gagal dan Moskow memberikan analisisnya, NIS melaporkan.

"Selama KTT Rusia-Korea Utara, Putin secara terbuka menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan bagi kendaraan peluncuran Korea Utara. Ada informasi intelijen bahwa Korea Utara memberikan cetak biru dan data terkait kendaraan yang digunakan dalam upaya pertama dan kedua dan Rusia memberikan analisisnya," Kata Yoo mengutip NIS.

Peluncuran pada hari Selasa itu terjadi beberapa jam sebelum dimulainya peluncuran 10 hari, antara Rabu 23 November dan 1 Desember. Korea Utara diyakini telah meluncurkan roket tersebut lebih cepat dari jadwal untuk memanfaatkan kondisi cuaca yang optimal, NIS melaporkan.

Berdasarkan analisis puing-puing yang dikumpulkan dari upaya peluncuran kedua Korea Utara pada Agustus, satelit pada saat itu diyakini memiliki resolusi lebih rendah dibandingkan satelit "kelas sub-meter" dengan kemampuan pengintaian, NIS melaporkan.

NIS juga melaporkan, Korea Utara diyakini berada pada tahap awal dalam upaya mengembangkan rudal balistik antarbenua (ICBM) berbahan bakar padat dan belum ada tanda-tanda bahwa Korea Utara akan melakukan uji coba nuklir ketujuh dalam waktu dekat.

"Kami tidak melihat kemungkinan besar Korea Utara melakukan uji coba nuklir pada 2023. Namun, ada kemungkinan Korea Utara melakukan uji coba nuklir kapan saja pada 2024 tergantung pada keputusan pemimpin Kim Jong-un," kata NIS.

Badan tersebut juga melaporkan Korea Utara kemungkinan tidak akan melakukan peluncuran satelit lagi tahun ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

57 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.