Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TWC Selenggarakan Pelatihan 'Guide' Perkuat Destinasi Candi Prambanan

📅 Selasa, 21 Nov 2023, 16:25 WIB | Oleh:
TWC Selenggarakan Pelatihan 'Guide' Perkuat Destinasi Candi Prambanan Doc: ANTARA/HO-Bagian Prokopim Setda Sleman
Ket. PT TWC menyelenggarakan pelatihan pemandu wisata di destinasi Candi Prambanan, Selasa (21/11).

Sleman -- PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWC) menyelenggarakan kegiatan "Prambanan Master Class - Guide Up Skill", Selasa, dalam rangka meningkatkan kualitas layanan di destinasi Candi Prambanan.

Kegiatan pelatihan bagi pemandu wisata ini dilaksanakan bekerja sama dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X dan Pembimbing Masyarakat Hindu (Pembimas Hindu) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"TWC sebagai Indonesia 'Heritage Management' berkomitmen penuh dalam pengelolaan destinasi 'heritage and culture' yang berkelanjutan dan berkualitas, untuk menghadirkan destinasi yang inspiratif, atraktif dan edukatif," kata Corporate Secretary PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko AY Suhartanto.

Menurut dia, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari implementasi Pilar Sosial dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 4 yaitu Pendidikan Yang Berkualitas.

"PT TWC menyelenggarakan pelatihan pemandu dengan kurikulum dan materi yang terukur. Puluhan guide yang terdiri dari keanggotaan lama dan baru (regenerasi), mengikuti pelatihan dengan antusias," katanya.

Pada pelatihan ini PT TWC menghadirkan narasumber dari berbagai bidang keilmuan, yaitu bidang Arkeologi Balai Pelestarian Budaya Wilayah X, bidang Keagamaan Hindu Pembimas Hindu DIY, dan bidang gerak tari pelatih Ramayana Ballet.

Menurut dia, materi pelatihan yang diberikan yaitu materi relief Candi Prambanan yang lebih spesifik, makna gerakan tari yang ada di Teater Pentas kawasan Candi Prambanan, serta kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh umat Agama Hindu di lingkungan Candi Prambanan.

"Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guide di lingkungan Candi Prambanan, sebagai bagian dari optimalisasi potensi wisata dan penerapan hospitality value di lingkungan Candi Prambanan. Hal ini juga selaras dengan salah satu pilar pengelolaan destinasi PT TWC, yaitu pilar Edukasi, untukmemberikan experience value bagi wisatawan yang berkunjung," katanya.

Suhartantomengharapkan setelah para guide di Prambanan mengikuti pelatihan ini, mereka akan mendapatkan tambahan ilmu yang lebih dalam, sehingga wawasan dan referensi materi yang dimiliki saat penyampaian narasi story telling kepada wisatawan lebih luas.

"Menurut Undang-Undang No.10/2009 tentang Kepariwisataan, Daya Tarik Wisata dijelaskan sebagai segala sesuatu yang memiliki keunikan, kemudahan, dan nilai yang berupa keanekaragaman kekayaan alam, budaya, dan hasil buatan manusia yang menjadi sasaran atau kunjungan wisatawan"," katanya.

Ia mengatakan, daya tarik wisata dapat berwujud fisik seperti bangunan bersejarah, seni dan budaya. Seni dapat berupa seni tari, seni lisan dalam hal ini dapat dipahami sebagai cerita lisan atau "storytelling".

"Melalui 'storytelling' sebuah destinasi wisata akan mempunyai pemaknaan pembelajaran bagi wisatawan. Penguatan terhadap destinasi dapat dihubungkan dengan cerita legenda masyarakat setempat yang mengandung nilai nilai kehidupan masyarakat sehingga apa yang didapat wisatawan tidak hanya sebuah tontonan akan tetapi juga tuntunan," katanya.

Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Prambanan Wagiyo.mengatakan bahwa pelatihan ini sangat dibutuhkan oleh para pemandu wisata yang ada di Candi Prambanan.

Menurut di, pemandu wisata wajib meningkatkan kapabilitas nya untuk memberikan kenangan yang berkesan bagi wisatawan.

"Pelatihan ini sebagai bentuk penyegaran untuk menambah wawasan kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan. Jadi untuk mewujudkan satu pelayanan, sesuai dengan Sapta Pesona, terutama poin kenangan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.