Pengepungan Leningrad Tewaskan 600 Ribu Jiwa
📅 Senin, 13 Nov 2023, 06:10 WIB | Oleh: Haryo BronoPada November 1941, ketika pengepungan masih dalam tahap awal, 11.000 orang meninggal karena apa yang oleh pihak berwenang disebut sebagai 'distrofi pencernaan' (kelaparan). Namun, jumlah ini meningkat pesat seiring dengan mulainya musim dingin di kota tersebut.
Jalur Logistik
Upaya untuk menangani kelaparan di Leningrad karena pengepungan Nazi Jerman dilakukan dengan cara menormalkan jalur jalan dan kereta keluar kota. Dua jalur kehidupan itu direvitalisasi agar truk pasokan dapat lewat dan menggunakan Danau Ladoga sebagai sarana transportasi.
Ribuan orang membantu membangun jalan yang dimaksudkan untuk menghubungkan ke Zaborie, posko utama berikutnya di sebelah timur Tikhvin yang runtuh. Panjang jalan tersebut lebih dari 200 mil ketika diselesaikan hanya dalam 27 hari.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, meskipun disebut jalan raya, di banyak tempat jalan tersebut hanya berupa lintasan yang tidak cukup lebar untuk dilewati dua truk. Beberapa bagiannya terlalu curam untuk dilalui truk dan salju membuat beberapa bagiannya tidak dapat digunakan.
Pada 6 Desember, pemerintah kota yang kini bernama Saint Petersburg, mengumumkan bahwa jalan tersebut yang dikenal oleh masyarakat sebagai 'Jalan Kehidupan', akan digunakan untuk pertama kalinya. Berita tersebut diterima dengan baik di kota tersebut, namun kenyataannya, jalan tersebut tidak mampu memenuhi semua kebutuhan kota untuk bertahan hidup. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!