Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB Alokasikan 25 Juta Dolar AS Bantu Korban Banjir di Somalia

📅 Sabtu, 11 Nov 2023, 08:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
PBB Alokasikan 25 Juta Dolar AS Bantu Korban Banjir di Somalia Doc: ANTARA/Xinhua/Hassan Bashi
Ket. Warga Somalia berjalan di jalananan yang tergenang banjir di distrik Beledweyne, pada 12 Mei 2023. PBB telah mengeluarkan dana sebesar 25 juta dolar AS untuk membantu warga Somalia yang terdampak hujan lebat dan banjir di seluruh negeri itu.

MOGADISHU - Badan bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Kamis (9/11) menyatakan telah mengeluarkan dana sebesar 25 juta dolar AS untuk membantu warga Somalia yang terdampak hujan lebat dan banjir di seluruh negeri itu.

Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) menjelaskan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk membantu upaya pencegahan korban jiwa, meredam wabah penyakit, dan mengatasi kerawanan pangan.

"Meskipun semua langkah persiapan sedang diupayakan, bencana banjir sebesar ini hanya dapat dimitigasi dan tidak dapat dicegah," kata OCHA dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan tersebut dikeluarkan setelah pemerintah Somalia dan PBB mengatakan bahwa mereka telah meningkatkan upaya untuk mengevakuasi lebih dari 2.400 warga Somalia yang terjebak banjir di wilayah bagian selatan negara itu.

OCHA menyebut bahwa dana tersebut akan membantu badan-badan PBB dan para mitranya untuk menolong lebih dari 700.000 orang selama fase awal krisis.

PBB dan para mitranya memperkirakan 1,6 juta orang berisiko terdampak banjir pada musim hujan Deyr (Oktober-Desember) tahun ini, dengan 1,5 juta hektare lahan pertanian berpotensi rusak akibat banjir.

Somalia, yang baru saja pulih dari kekeringan bersejarah, merupakan salah satu dari banyak negara di Afrika yang menghadapi risiko banjir, kekeringan, dan cuaca panas ekstrem dalam beberapa bulan ke depan, yang dipicu oleh El Nino dan fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) positif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.